Jelang Iduladha 2026, Kulonprogo Perketat Pengawasan Hewan Kurban
Jelang Iduladha 2026, Dispertapang Kulonprogo perketat pengawasan hewan kurban. PMK nol kasus, namun ancaman penyakit lain tetap diwaspadai.
Peringatan untuk tidak mandi di laut di Pantai Glagah./Instagram-@sarglagah
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pengunjung pantai di Kulonprogo diminta tidak berenang. Petugas terus memberi peringatan demi mencegah risiko terseret ombak.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah,Aris Widiatmoko, mengatakan penggunaan pengeras suara dilakukan untuk mempercepat penyampaian peringatan kepada pengunjung.
"Pakai pengeras suara itu sama memberikan imbauan-imbauan," ujar Aris Widiatmoko saat dihubungi, Selasa (24/3/2026).
Menurutnya, lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran membuat petugas lebih mengutamakan langkah pencegahan dibanding penanganan insiden.
Aris menjelaskan, setiap wisatawan yang terlihat bermain air di zona berbahaya akan langsung diperingatkan melalui pengeras suara agar segera menepi.
"Langsung kita imbau untuk naik, jadi memang kita perketat, jangan sampai nanti malah terbawa arus ombak laut. Karena kan karakteristik pantai selatan Kulonprogo itu cukup curam dan banyak rip current-nya juga," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa wisatawan sebaiknya tidak berenang di kawasan Pantai Glagah demi keselamatan, karena kondisi perairannya tidak mendukung aktivitas tersebut.
Menurut Aris, karakteristik pantai di Kulonprogo berbeda dengan wilayah lain seperti Gunungkidul, yang relatif lebih aman untuk aktivitas bermain air.
"Karakteristik pantainya di Kulonprogo tidak seperti di Gunungkidul. Di Kulonprogo kan langsung palung jadi cukup riskan buat berenang," ujar Aris.
Selama libur Lebaran 2026, kondisi pantai di Kulonprogo terpantau masih aman tanpa adanya laporan wisatawan tenggelam maupun terseret ombak. Petugas berharap situasi ini tetap terjaga seiring meningkatnya kunjungan wisata.
"Alhamdulillah masih aman semoga seterusnya aman," jelas Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang Iduladha 2026, Dispertapang Kulonprogo perketat pengawasan hewan kurban. PMK nol kasus, namun ancaman penyakit lain tetap diwaspadai.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.