Polresta Sleman Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa UAD
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
Warga membantu pemudik yang hendak masuk Gerbang Tol Purwomartani pada Selasa (24/3/2026). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, SLEMAN—Fenomena unik sekaligus mengharukan terjadi di kawasan Tirtomartani, Kalasan, saat ratusan pengendara terjebak di jalur sempit area persawahan akibat mengikuti instruksi navigasi digital.
Sejumlah warga setempat secara sukarela turun ke jalan untuk mengarahkan para pemudik yang tersasar agar bisa menemukan akses yang tepat menuju Gerbang Tol (GT) Purwomartani.
Berdasarkan pantauan di lapangan, para pengendara yang didominasi pelat nomor luar kota tampak melintasi jalan tanah di utara GT Purwomartani sebelum akhirnya memasuki area pemukiman warga.
Ketidakakuratan titik jemput Google Maps ditengarai menjadi penyebab utama para pengemudi diarahkan masuk ke "bulak" atau jalan tikus di tengah sawah. “Arah dari Google Maps-nya itu tidak jelas membidik dengan pintu masuknya. Akhirnya jalan-jalan kampung dilewati,” ungkap Ehsan Abdul Rahman, warga Karang Kalasan, Selasa (24/3/2026).
Ehsan menceritakan bahwa kepadatan kendaraan di jalan kampung mulai pecah sejak Minggu (22/3/2026) lalu, dengan intensitas tertinggi terjadi sejak pukul 10.00 WIB hingga malam hari.
Merasa iba melihat para pemudik yang kebingungan di tengah area persawahan, warga berinisiatif berjaga di setiap persimpangan untuk menunjukkan arah menuju Jalan Cangkringan yang terhubung langsung ke Jalan Solo.
“Saya enggak tega lihat orang-orang yang masuk di dalam bulak-bulak sawah seperti itu. Intinya sini cuma membantu saja agar bisa sampai ke pintu masuk tol,” imbuhnya.
Selain memberikan petunjuk arah, aksi kepedulian warga juga terlihat dari upaya mereka menyiram jalanan tanah dengan air guna mengurangi polusi debu yang mengganggu kenyamanan pemudik dan penghuni desa.
Meskipun volume kendaraan mulai sedikit berkurang pada Senin dan Selasa dibandingkan hari Minggu yang dianggap paling parah, ratusan hingga ribuan mobil diperkirakan masih melintasi jalur alternatif "darurat" tersebut.
Sinergi warga ini dilakukan secara bergantian demi memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026.
Para pemudik pun merespons positif bantuan spontan dari masyarakat Tirtomartani tersebut karena merasa terselamatkan dari rute yang berputar-putar. Ehsan menekankan bahwa aksi ini murni didasari rasa kemanusiaan di tengah momen libur panjang.
“Yang dibantu juga senang ada yang mengarahkan. Kalau enggak ada nanti kan muter lagi. Saya usahakan seperti ini, mumpung masih libur sebelum besok masuk kerja,” tandas Ehsan terkait dedikasinya membantu kelancaran arus balik Lebaran 2026 di wilayahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 22 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Rest day membantu memulihkan otot, mencegah cedera, dan menjaga kebugaran tubuh. Simak manfaat dan cara menjalankannya dengan tepat.
Kebakaran hutan terbesar di Spanyol menghanguskan 26.000 hektar lahan dan memaksa sekitar 1.200 warga mengungsi di Guadalajara.
Iran mengklaim menyerang pusat data Amazon di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS ke Darkhovin. Ketegangan kedua negara kembali meningkat.
Psikolog UI mengingatkan perubahan perilaku anak dapat menjadi tanda ancaman digital. Orang tua perlu peka dan membangun komunikasi yang aman.