630 Personel TNI-Polri Dikerahkan Amankan Pemilihan Lurah Serentak di Gunungkidul
Sebanyak 630 personel TNI-Polri dan 321 Linmas disiapkan untuk mengamankan Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kulonprogo, Sugeng Utomo [tengah] saat menggelar jumpa pers terkait Sensus Ekonomi 2016 di Media Center Kulonprogo, Senin (29/2/2016). (Rima Sekarani I.N/JIBI/HarianJogja)
Sensus Ekonomi 2016 ditindaklanjuti Pemkab Gunungkidul dengan menerbitkan surat edaran untuk mendukung program tersebut
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mendukung penuh pelaksanaaan sensus ekonomi yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Rencananya survei itu dilakukan mulai 1-31 Mei mendatang.
Bentuk dukungan terhadap survei itu diwujudkan dengan dikeluarkannya Surat Edaran Bupati No.50/00092 tentang Dukungan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016. Harapannya seluruh elemen dari tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah, kecamatan hingga pelaku usaha yang ada berpartisipasi menyukseskan dalam pendataan itu.
“SE ini sudah diedarkan ke seluruh wilayah,” kata Pejabat Sekretaris Daerah Gunungkidul Supartono kepada wartawan, Kamis (3/3/2016).
Menurut Supartono, sensus ini sangat penting untuk mengetahui tingkat pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Hasil survei ini juga bermanfaat untuk pengambilan kebijakan pemkab, terutama berkaitan dengan masalah ekonomi.
“Untuk itu kami mohon dukungan dari semua pihak, sehingga data yang diperoleh bisa sesuai dengan kenyataan yang ada di masyarakat,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala BPS Gunungkidul Sumarwiyanto berterimakasih atas dukungan dari pemkab. Ia pun berharap, pelaksanaan sensus nanti bisa berjalan dengan baik dan lancar. “Kami hanya mengumpulkan data-data di lapangan saja. sedang untuk pengolahan akan dilakukan oleh tim di pusat,” kata Sumarwiyanto.
Untuk melakukan pendataan itu, BPS telah membuka seleksi untuk menjadi petugas sensus. Hasilnya dari ribuan pendaftar, diperoleh 564 orang terpilih sebagai petugas pendataan.
Dia menjelaskan, sebelum pelaksanaan sensus, petugas yang terpilih akan diberikan pelatihan terlebih dahulu tentang mekanisme dan metode dalam survei. Rencananya ke-564 orang akan dikumpulkan pada April mendantang. “Setelah pelatihan selesai, seluruh petugas akan diterjunkan untuk survei di 18 kecamatan mulai 1 Mei,” katanya.
Lebih jauh dikatakan Sumarwiyanto, pelaksanaan sensus menyasar ke berbagai sektor ekonomi. Hanya saja, survei ini tidak memasukan sektor pertanian dalam pendataan. Harapannya hasil survei itu akan dijadikan pedoman dalam penentuan kebijakan mulai di tingkat nasional maupun regional.
“Banyak indikator yang bisa dilihat dari sensus ini. Misalnya kita bisa melihat jumlah tenaga kerja yang ada atau bagaimana nilai produksi untuk usaha besar maupun mikro di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 630 personel TNI-Polri dan 321 Linmas disiapkan untuk mengamankan Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul.
Ada lima periode long weekend pada 2027. Maret dan Mei menjadi bulan dengan rangkaian hari libur dan cuti bersama.
Serangan teror di kantor polisi Kota Kohat, Pakistan, menewaskan 21 orang termasuk 15 polisi dan melukai lebih dari 80 orang.
Kemensos memperluas akses pendidikan gratis bagi lebih dari 44.000 anak keluarga miskin melalui 182 sekolah dan DTSEN.
OJK menetapkan modal disetor minimal BMKS Rp1 triliun. POJK 16/2026 juga mengatur syarat izin, direksi, dan dewan komisaris.
Prabowo menegaskan ekonomi Indonesia harus berasas kekeluargaan dan pengelolaan kekayaan alam ditujukan untuk kemakmuran rakyat.