Advertisement

Pramuka DIY akan Bentuk Saka Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

Uli Febriarni
Sabtu, 05 Maret 2016 - 18:19 WIB
Nina Atmasari
Pramuka DIY akan Bentuk Saka Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

Advertisement

Pramuka DIY akan membentuk satuan karya bidang pendidikan dan kebudayaan

Harianjogja.com, SLEMAN-Tidak lama lagi,Gerakan Praja Muda Karana (Gerakan Pramuka) Kwartir Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) akan memiliki Satuan Karya (Saka) baru. Yakni Saka Widya Budaya Bakti.

Advertisement

Ketua Kwarda DIY Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, pada Kamis (3/3/2016) menyebutkan saat ini sudah ada 11 Saka yang berada diampu Kwarda DIY, dan saat ini, Saka Widya Budaya Bakti adalah salah satu Saka yang belum dimiliki oleh kota yang dikenal sebagai kota pelajar dan kota budaya ini. Sebelum terbentuk, kelima institusi terkait keberadaan Saka ini memang membutuhkan banyak diskusi dan koordinasi.

"Agar ketika Saka ini terlantik, program yang dimiliki bisa menyesuaikan dan selaras dengan Undang-undang Keistimewaan," ujarnya di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna, Babarsari, Sleman.

Saka Widya Budaya Bakti adalah wadah kegiatan yang dimiliki gerakan pramuka, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang pendidikan dan kebudayaan. Khususnya pendidikan anak usia dini, non formal dan informal, seni dan film, tradisi, sejarah, nilai budaya cagar budaya, dan museum. Bidang dapat diterapkan kepada diri, keluarga, lingkungan dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Kelima institusi terkait, yang membentuk Saka Widya Budaya Bakti antara lain Dinas Kebudayaan DIY, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (DIY), Balai Pelestarian Cagar Budaya Jogja, Balai Pelestarian Peningkalan Purbakala Jogja, dan Museum Benteng Vredeburg.

Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji menyebutkan sejumlah persiapan berdirinya Saka Widya Budaya Bakti sudah dilakukan. Misalnya saja perumusan program jangka menengah dan jangka panjang. Konsolidasi antar institusi yang berperan juga sudah dilakukan.

"Kita tinggal tunggu saja," ungkapnya.

Meski demikian yang masih perlu menjadi perhatian adalah dukungan dana yang berasal dari lima institusi yang disebutkan tadi. Aji menambahkan, gerakan pramuka di DIY perlu dikembangkan baik di sekolah maupun di pendidikan tinggi karena pramuka mengajarkan pendidikan karakter seperti toleransi, penerimaan terhadap orang lain, pemahaman multikultur, etos kerja dan mau bekerja keras.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon

Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon

News
| Sabtu, 04 April 2026, 22:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement