Gelombang Tinggi, 3 Perahu Nelayan Tenggelam Diterjang Ombak
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Ilustrasi mayat perempuan. (JIBI/Solopos/Dok.)
Pembunuhan Erlisa masih dalam pemeriksaan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Terkait kasus pembunuhan Erlisa Ari Fitriani, siswi SMP di Kecamatan Semanu, Kepala Polres Gunungkidul AKBP Hariyanto mengaku masih terus melakukan penyelidikan. Dia pun berjanji, saat tersangka sudah ditetapkan akan diumumkan ke publik.
Namun untuk sekarang masih dalam pendalaman petugas.
“Belum ada tersangka, karena masih dalam pemeriksaan,” katanya kemarin (11/3/2016).
(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/03/03/temuan-mayat-polisi-belum-tetapkan-tersangka-pembunuhan-697123">TEMUAN MAYAT : Polisi Belum Tetapkan Tersangka Pembunuhan)
Hal senada juga diungkapkan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Gunungkidul AKP Mustijat Priyambodo. Menurut dia, upaya pembunuhan masih dalam pengembangan. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
Hingga kemarin, Mustijat mengakui sudah memeriksa delapan orang, mulai dari keluarga hingga sejumlah teman korban. Namun untuk mengungkap kasus ini, ia mengaku masih membutuhkan bukti pendukung lainnya yang bisa mengarah ke penetapan tersangka.
“Belum ada yang ditangkap, karena yang dipanggil masih sebatas saksi,” kata Mustijat.
Untuk diketahui, kasus pembunuhan ini mencuat adanya penemuan mayat setengah telanjang di area perkarangan rumah kosong di Dusun Panggang I, Desa Giriharjo, Panggang pada 29 Februari lalu. Hasil otopsi yang dilakukan diketahui korban bernama Eerlisa Ari Fitriani, siswi SMP di Semanu yang beralamat di Dusun Sokokerep, Desa Semanu, Kecamatan Semanu. Identitas ini berhasil ditemukan karena mengacu pada kecocokan sidik jari dengan cap tiga jari yang ada di ijazah milik korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Prabowo meminta penanganan bencana cepat dan terpadu. Enam pesawat TNI AU membawa 31 ton logistik ke NTT dan 500 pompa air ke Kalimantan.
Kualitas udara Palembang masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap karhutla. BMKG mencatat PM2.5 mencapai 69,5 µg/m³.
BMKG mengingatkan gelombang 1,25-2,5 meter di perairan utara RI akibat dampak tidak langsung Siklon Tropis ATSANI.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.