Advertisement
PANTAI PARANGKUSUMO : Tidak Ada Penutupan, tapi Razia 10 Kali Sebulan
Advertisement
Pantai Parangkusumo di Bantul dianggap bukan area prostitusi sehingga tidak akan dilakukan penutupan
Harianjogja.com, BANTUL- Pemkab Bantul memastikan tidak ada rencana penutupan area prostitusi di Pantai Parangkusumo dan Parangtritis Bantul. Warga setempat mengklaim dua wilayah tersebut bukan sentra prostitusi.
Advertisement
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul Hermawan Setiaji mengatakan, sampai sekarang tidak ada instruksi dari Bupati Bantul Suharsono untuk menutup kawasan lokalisasi terselubung di Parangkusumo-Parangtritis.
“Tidak ada sampai sekarang instruksi itu, meski belakangan sempat ramai dengan penutupan lokalisasi Kalijodo di Jakarta,” tegas Hermawan Setiaji, Minggu (13/3/2016).
Pemerintah sejauh ini hanya melakukan razia rutin. Razia digelar rata-rata sepuluh kali dalam sebulan. Razia tersebut sejatinya tidak hanya menyasar praktik prostitusi melainkan juga penyakit masyarakat (pekat) lainnya seperti peredaran minuman keras.
Pemerintah menggunakan Peraturan Daerah (Perda) mengenai larangan peredaran minuman keras dan praktik pelacuran di Bantul. “Yang kami razia enggak hanya Parangkusumo juga menyasar indekos,” lanjutnya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Di Balik Pegunungan Taihang China Berdiri Menara Kembar Memikat
Advertisement
Berita Populer
- Koperasi Desa Merah Putih di DIY Belum Optimal, Ini Kendalanya
- Pelajar Bantul Dikenalkan Pertanian, Siapkan SDM Unggul
- Petugas TPR JJLS Gunungkidul Dicopot Usai Viral Tiket Tak Sesuai
- Siap-siap, Sleman dan Kota Jogja Padam Listrik Mulai Pukul 10.00 WIB
- Menjelang Vonis, Kasus Hibah Pariwisata Sleman Menguat
Advertisement
Advertisement




