Advertisement
KARTU INDONESIA SEHAT : Janaloka Anggap KIS Belum Tepat Sasaran
Advertisement
Kartu Indonesia Sehat masih menuai masalah.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Hingga saat ini masih banyak warga yang sudah meninggal masih menerima jaminan dari Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sementara warga warga yang tercecer sangat sulit masuk dalam pendataan yang dilakukan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Advertisement
Ketua Paguyuban Kadus se- Gunungkidul yang tergabung dalam Paguyuban Janaloka, Anjar Gunantoro. menjelaskan masalah KIS harus ditangani dengan benar, karena datanya berbeda dengan kondisi lapangan.
“Saya tekankan di forum ini [audiensi dengan pemkab] masalah KIS menjadi poin penting. Jangan sampai karena masalah ini, kami [kadus] yang dipersalahkan,” kata Anjar.
Asisten I Setda Gunungkidul Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tommy Harahap berjanji akan menindaklanjuit keluhan dari Paguyuban Janaloka. Semestinya pendataan yang dilakukan dinsosnakertrans sudah selesai, tapi faktanya masih ada permasalahan di tingkat bawah.
“Akan kami koordinasikan dengan yang bersangkutan sehingga permasalahannya bisa diselesaikan,” kata Tommy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jerman Prediksi AS Tak Lanjutkan Invasi Darat ke Iran, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




