Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Embung Gunung Panggung, Desa Tambakromo, Ponjong, Rabu (27/4/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Embung Gunung Panggung masih dalam proses pembangunan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gunungkidul menilai proses pembangunan Embung Gunung Panggung, di Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong belum selesai seluruhnya. Sebagai dampaknya keberadaan embung belum berfungsi secara maksimal.
Kepala DPU Gunungkidul Eddy Praptono mengakui ada beberapa kerusakan terhadap lapisan geomembrane, tetapi kerusakan tersebut sudah mulai diperbaiki. Menurut dia, kerusakan tersebut disebabkan ulah usil pengujung dan dikarenakan faktor kondisi bawah lapisan yang belum rata sehingga menembus lapisan geomembran.
“Lapisannya kurang rata sedang batuan di sana [Gunung Panggung] juga tajam-tajam. Sedang untuk pengunjung tidak bisa diawasi terus menerus, apalagi lokasi embung juga berada di wilayah perbatasan dengan Wonogiri, Jawa Tengah,” kata Eddy kepada Harianjogja.com, Kamis (28/4/2016).
Menurut dia, masalah embung bukan hanya karena beberapa kerusakan. Namun, juga disebabkan proses pembangunan yang belum selesai secara keseluruhan karena terkendala dana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Tahura Bunder Gunungkidul menjadi alternatif wisata saat libur panjang. Hutan pinus, Sungai Oya, dan penangkaran rusa menarik wisatawan keluarga
KPK menargetkan pelimpahan kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat Yaqut Cholil Qoumas dilakukan setelah penyelenggaraan haji 2026 selesai.
Jepang menerapkan AI pencegah bunuh diri di stasiun dan gedung. Teknologi ini disebut telah membantu menyelamatkan dua orang.
Harga patokan ekspor emas turun 1,43 persen pada awal Juni 2026. Kemendag menyebut pergeseran investasi dan aksi profit-taking menjadi penyebabnya.
Prabowo Subianto siap menghadapi korupsi, penyelundupan, dan ekonomi ilegal demi transformasi ekonomi nasional serta memperkuat NKRI.