Advertisement

WISATA SLEMAN : Gamping Gegayengan Bisa Jadi Agenda Wisata

Abdul Hamied Razak
Senin, 09 Mei 2016 - 13:20 WIB
Nina Atmasari
WISATA SLEMAN : Gamping Gegayengan Bisa Jadi Agenda Wisata

Advertisement

Wisata Sleman semakin bertambah variatif dengan munculnya kegiatan seni budaya warga

Harianjogja.com, SLEMAN- Komunitas kesenian di Kecamatan Gamping menggelar Gamping Gegayengan di Lapangan Desa Balecatur, Minggu (8/52016). Selain melestarikan budaya, kegiatan tersebut bertujuan untuk menarik minat wisatawan.

Advertisement

Camat Gamping Priyo Handoyo menjelaskan Gamping Gegayengan tersebut digelar setiap tahun melibatkan 37 elemen kelompok masyarakat dari berbagai bidang mulai dari kelompok tani, pemuda desa hingga kelompok seni dan budaya.

"Ini kali kedua dilaksanakan. Event Gamping Gegayengan akan dijadikan salah satu event wisata tahunan yang dapat menyedot perhatian masyarakat," katanya, Minggu (8/5/2016).

Menurut Priyo, sebelumnya kegiatan tersebut bernama Gampingvaganza. Kemudian masyarakat mengganti dengan Gamping Gegayengan karena penamaan Gampingvaganza dinilai tidak mewakili semangat masyarakat Gamping dan budaya Jawa.

Dengan perubahan nama tersebut, dia berharap warga semakin solid untuk memajukan segala aspek yang berkembang di wilayah Gamping.

Salah satu ciri khas event tersebut, ujar Priyo, adanya kirab budaya. Kirab tersebut menjadi salah satu bagian dari berbagai aspek yang ingin dimajukan dalam Gamping Gegayengan.

Sejumlah elemen budaya seperti bergada dari desa-desa di Gamping turut serta dalam kirab tersebut. Mulai kelompok tani, karang taruna, pelayanan kesehatan hingga kelompok seni lainnya. Rangkaian kirab dimulai dari Lapangan Balecatur menuju Pasar Balecatur yang terletak di Jalan Wates.

Selama ini, ujarnya, masyarakat hanya mengenal festival bekakak yang dipotong untuk dibawa ke Gunung Gamping. Dengan perubahan nama tersebut diharapkan, Gamping Gegayengan dapat menjadi wadah yang lebih luas untuk menampung kreativitas seluruh elemen di Gamping.

"Kirab kali ini untuk pertama kalinya dilombakan agar bisa menyedot animo masyarakat. Disamping untuk menyemarakan hari jadi Sleman yang ke-100," tandasnya.

Rifa'ie, salah seorang warga Balecatur mengaku bangga dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, Gamping Gegayengan bisa menjadi identitas dan jati diri warga Gamping untuk dapat mengangkat budayanya.

"Di samping itu, kalau kegiatan ini berjalan baik, maka kegiatan ekonomi masyarakat akan bisa meningkat. Bagi saya kegiatan ini sangat bagus," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang

Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang

News
| Sabtu, 04 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement