Advertisement

PENCURIAN SLEMAN : Motor Baru Dibawa Kabur Kenalan Baru

Sunartono
Jum'at, 10 Juni 2016 - 08:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PENCURIAN SLEMAN : Motor Baru Dibawa Kabur Kenalan Baru

Advertisement

Pencurian Sleman, pelaku cukup lama melakukan pendekatan pada korban sebelum menipu.

Harianjogja.com, SLEMAN - Waspadalah terhadap orang yang baru dikenal. Seorang siswi berinisial RI, 15, asal Purwobinangun, Pakem, Sleman kehilangan motor karena bertemu dengan seorang pria yang baru dikenalnya melalui ponsel, Senin (6/6/2016). Modusnya pelaku meminta korban untuk diantar lalu menjatuhkan barang dan membawa kabur motor.

Advertisement

Kapolsek Sleman Kompol Teguh Sumartoyo menjelaskan, peristiwa itu terjadi berawal ketika korban mendapatkan panggilan dari orang tak dikenal ke nomor ponselnya. Sekitar sepekan, pelaku terus menghubungi korban dengan seolah-olah kenal dekat.

Karena keduanya berkomunikasi intensif, pada Senin (6/6/2016) meminta korban untuk menemuinya di simpang empat Turi, Sleman sekitar pukul 13.00 WIB. Korban sebenarnya sudah menolak, tetapi pelaku terus menghubungi bahkan dengan sedikit merayu, mengatakan jika korban tak menemuinya dia akan terus menunggu di simpang empat Turi hingga korban datang. Merasa luluh hatinya oleh bujuk rayu pelaku, korban pun datang ke simpang empat Turi menggunakan motor Honda Vario bernopol AB 3227 CQ yang baru dibelikan orangtuanya pada Januari 2016.

"Menggunakan motor itu, korban lalu bertemu dengan pelaku yang dikenalnya sebagai pria melalui ponsel tersebut," terang Teguh, Kamis (9/6/2016)

Setelah bertemu di simpang empat Turi, pelaku mengaku sengaja tidak membuka kaca hitam pada helm yang dikenakan dengan alasan masih malu. Saat itu pelaku tidak terlihat membawa motor. Setelah dirayu dengan berbagai kata-kata, pelaku meminta korban mengantarnya ke Murangan dengan posisi korban membonceng. Dari simpang empat Turi kemudian menuju arah selatan. Sesampainya di Dusun Polowidi, Trimulyo, Sleman kemudian menuju ke barat hingga melewati kawasan Panasan Triharjo, saat itu korban masih membonceng.

Setibanya di Dusun panggeran, tiba-tiba pelaku menjatuhkan charger ponsel milik korban yang berada di dashboard motornya. Pelaku pun menghentikan laju motor dan meminta korban mengambil charger tersebut. Saat korban turun untuk mengambil charger, pelaku langsung tancap gas membawa kabur motor korban.

"Pelaku berpura-pura menjatuhkan barang lalu korbannya diminta turun mengambil," kata Teguh.

Korban berusaha mengejar dan berteriak minta tolong warga. Sejumlah warga juga berupaya mengejar pelaku namun jejaknya sudah tidak bisa diketahui. Korban menderita kerugian Rp16 juta atas motor yang dibawa kabur tersebut. "Kasus ini masih dalam penyelidikan. Imbauan kami, agar jangan mudah percaya kepada orang yang baru dikenal," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon

Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon

News
| Sabtu, 04 April 2026, 22:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement