RETRIBUSI WISATA BOCOR : Banyaknya Jalan Tikus Jadi Celah

Ilustrasi pos pengamanan mudik Lebaran. (JIBI/Bisnis - Antara)
04 Juli 2016 23:55 WIB Bhekti Suryani Bantul Share :

Retribusi wiisata Bantul berpotensi bocor

Harianjogja.com, BANTUL- Jelang libur wisata Lebaran, jalan tikus menuju objek wisata di sejumlah pantai selatan di Bantul bertebaran. Jalan tikus yang tidak dijaga berpotensi mengakibatkan kebocoran retribusi masuk objek wisata.

Pantauan media ini, jalan tikus menuju sejumlah pantai selatan di Bantul tersebar di wilayah bagian barat maupun timur. Jalan tikus tersebut antara lain berada di sekitar Dusun Cangkring, Poncosari, Srandakan yang dapat digunakan menjadi jalur masuk objek wisata Pantai Baru maupun Kwaru. Jalan tikus juga terdapat di Dusun Karanganyar, Gadingharjo, Sanden.

Sedangkan di wilayah timur di area Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, jalan tikus juga ditemukan di jalan menuju laboratorium Geospasial. Sejumlah jalan tikus tersebut tidak dijaga oleh petugas. Selama ini petugas hanya berjaga di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) jalur utama menuju objek wisata.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantul Bambang Legowo mengakui maraknya jalan tikus yang kerap menjadi jalur wisatawan menuju sejumlah objek wisata. Jalur tersebut biasanya lebih banyak dilalui sepeda motor daripada kendaraan roda empat.

Selama ini diakuinya, terjadi kebocoran retribusi masuk objek wisata karena adanya jalan tikus tersebut.