LALU LINTAS JOGJA : 16 Oktober, Jalan AM Sangaji Berlaku Car Free Day

Panitia HUT Kota Jogja Kelurahan Cokrodiningratan yang juga Pengurus Kampung Wisata Cokrodiningratan berfoto bersama Pemimpin Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono, Jumat (7/10/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI - Harian Jogja)?
08 Oktober 2016 05:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Lalu lintas Jogja untuk car free day diperluas.

Harianjogja.com, JOGJA -- Mulai 16 Oktober mendatang Jalan AM Sangaji, bebas kendaraan bermotor atau car free day. Aturan ini akan diterapkan tiap Minggu mulai pukul 06.00-09.30 WIB dari Simpang Empat Jetis-Simpang Tiga Pakuningratan. Bakal banyak kegiatan kesenian dan pamer makanan karya warga Cokrodiningratan.

"Setidaknya ada 40 UMKM yang akan memenuhi sepanjang Jalan AM Sangaji," kata pengurus Ketua Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jogja Kelurahan Cokrodiningratan, Totok Pratopo saat audiendi ke Kantor Harianjogja.com, Jumat (7/9/2016). Selain Totok, hadir juga pengurus Kampung Wisata Cokrodiningratan. Mereka adalah Haji Afandi, Kurniawan, Sumartini.

Totok mengatakan kawasan Jetis sudah ditetapkan sebagai salah satu kawasan wisata heritage oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jogja. Kawasan ini juga ditopang dengan potensi seni budaya, kali code, Klenteng Kranggan, bangunan tua sepanjang Jalan AM Sangaji, serta makanan tradisional.

Namun potensi itu diakui Totok belum familiar di masyarakat. Kegiatan seni budaya selama ini fokus dari Tugu ke selatan sehingga Tugu ke utara belum tergarap maksimal.

"Maka kami bikin kegiatan Semarak Lor Tugu yang dimulai melalui car free day," ujar Totok.

Dala car free day itu nantinya juga ada panggung hiburan depan toko pakaian Dinasty plus banjir doorprize yang dipandu oleh pembawa acara Aldo Iwak Kebo. Kemudian panggung senam dehat ditempatkan depan kantor Harian Jogja juga disediakan doorprize. Malam harinya di lokasi yang sama juga akan digelar ketoprak dengan bintang tamu Jonet.

Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono siap bekerjasama dengan warga Cokrodiningratan untuk mengangkat potensi wisata di kawasan Cokrodiningratan, Jetis. Ia berharap kegiatan mingguan itu tidak sebatas mengisi car free day, namun lebih menonjolkan kreativitas seni budaya yang dapat dinikmati masyarakat.