LELANG JABATAN : 11 Calon Sekda Akan Diuji Kelayakan dan Kepatutan

Iklan sindiran untuk PNS Gunungkidul (JIBI/Harian Jogja - Khusnul Isti Qomah)
09 Oktober 2016 00:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Lelang jabatan Sekda di Gunungkidul akan masuk tahapan uji kepatutan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sebelas calon Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh Panitia Seleksi. Selajutnya para peserta akan melakukan tes tahapan uji kepatutan sebagai Sekda definitif.

Dalam tes tersebut, selain melakukan assessment oleh tim BKN Regional DIY, peserta juga akan memaparkan uji gagasan yang tertuang dalam visi misi di hadapan pansel.

Anggota Sekretariat Pansel Sekda Gunungkidul Arif Kuncahyo mengatakan seluruh pendaftar yang berisi 11 pelamar dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi. Dari seluruh berkas yang dikumpulkan, oleh pansel dinyatakan memenuhi persyaratan sehingga bisa maju ke tahap berikutnya.

“Hasil ini sudah kami unggah ke web Pemkab Gunungkidul sejak tengah malam tadi [kemarin],” kata Arif kepada wartawan, Jumat (7/10/2016).

Dia menjelaskan, lolosnya para peserta di tahap pertama ini maka seluruh peserta akan maju ke tes berikutnya, berupa uji kepatutan dan kelayakan. Rencananya mulai Selasa (11/10/2016) akan dilakukan uji asesmen oleh BKN Regional DIY.

“Tes ini akan berlangsung hingga Jumat [14/10/2016],” ungkapnya.

Bersambung halaman 2

Pelaksanaan tes itu, sambung Arif, belum menetukan siapa yang akan diajukan ke bupati, sebab para peserta masih harus melakukan uji gagasan dihadapan pansel hingga melakukan tes kesehatan.

“Rencananya setelah melalui proses ini, dari sebelas akan diambil tiga kandidat yang akan diserahkan ke bupati,” kata Kepala Bidang Mutasi BKD Gunungkidul ini.

Terpisah, salah satu calon Sekda Gunungkidul, Tommy Harahap mengaku sudah yakin tidak ada hambatan saat tes administrasi. Keyakinan itu muncul dikarenakan dari sisi persyaratan memenuhi untuk ikut dalam seleksi tersebut. “Ya kalau tidak memenuhi, pasti saya tidak akan daftar,” katanya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ini pun mengaku siap untuk mengikuti tahapan tes berikutnya dari awal sampai akhir. “Saya akan terus berusaha, karena untuk bisa sukses selain berdoa juga harus disertai dengan usaha,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Anik Indarwati. Menurut dia, untuk siapa yang dipilih akan menyerahkan sepenuhnya ke panitia seleksi. Baginya tes ini, tidak hanya sebagai upaya menjadi sekda definitive, namun dengan adanya proses asesmen itu juga bisa menjadi bahan pertimbangan bupati saat melakukan penataan pejabat. “Kalau hasil biar pansel, yang penting saya ikuti dulu prosesnya,” kata Anik.

Untuk diketahui dalam seleksi sekda diikuti oleh sebelas pendaftar. Nama-nama pejabat internal pemkab yang ikut dalam seleksi  antara lain, Kepala Dishubkominfo Purnamajaya, Kepala Disperindagkop ESDM Hidayat, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Azman Latif, Kepala Bappeda Syarief Armunanto, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tommy Harahap, Asisten III Bidang Administrasi Umum Anik Indarwati, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDA Widodo, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Keuangan Siwi Iriyanti. Sementara itu, tiga pejabat yang berasal dari luar daerah antara lain Sekretaris KPU DIY Retno Setijowati, Sekretaris DPRD DIY Drajat Ruswandono dan Kepala Dishubkominfo Kulonprogo Nugroho.