Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Kediaman Partini di Dusun Pelem RT 01 RW 03 Desa Pundungsari, Semin yang tertimpa pohon nangka dan jati yang tumbang akibat angin kencang, Selasa (1/12/2015). (JIBI/Harian Jogja/Uli Febriarni)
Angin kencang di Gunungkidul menyebabkan lima rumah rusak
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sedikitnya lima rumah milik warga di Desa Kemiri, Kecamatan Tanjungsari rusak akibat terjangan angin kencang pada Rabu (12/10/2016) sore.
Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Gunungkidul, Mardi mengatakan angin kencang yang terjadi pada Rabu sore membuat lima rumah di Desa Kemiri Rusak.
Meski tak sampai merobohkan bangunan rumah, namun sapuan angin membuat genteng rumah milik warga pecah. Adapun rumah yang rusak di antaranya milik Somejo,79; Wongsorejo,67; Sutiyo,47 dan Sarjo Suwito, yang semuanya warga di Dusun Karangnongko, Kemiri.
“Warga juga sudah melakukan kerja bakti untuk membenahi rumah-rumah yang rusak,” kata Mardi kepada wartawan, Kamis (13/10/2016)
Sedikitnya lima rumah warga Desa Kemiri Kecamatan Tanjungsari, rusak. Sedang puluhan rumah lain rusak ringan, termasuk Sutiyo,47, Sarjo Suwito pohon berbagai jenis dan ukuran tumbang.
Dia menjelaskan, embusan angin kencang terjadi bersamaan dengan hujan deras yang turun Rabu sore. Dari informasi warga, embusan angin tidak begitu lama karena hanya terjadi sekitar lima menit, namun dampaknya bisa dirasakan warga. Selain beberapa rumah rusak, juga terdapat pohon yang tumbang.
“Kita sudah lakukan pengecekan. Meski ada kerugian materi, peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.