INFRASTRUKTUR BANTUL : Bendungan Karang Jebol, Ini Penyebabnya

Lubang tampak menganga di Bendungan Karang, Desa Donotirto, Kecamatan Kretek, Jumat (21/10/2016) siang. (Arief Junianto/JIBI - Harian Jogja)
21 Oktober 2016 21:20 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Infrastruktur Bantul berupa bendungan di Donotirto jebol.

Harianjogja.com, BANTUL -- Dinding bendungan Karang di kawasan Desa Donotirto jebol, Kamis (21/10/2016) petang.

Disampaikan oleh Kepala Seksi Operasi Jaringan Irigasi Dinas Sumber Daya Air (SDA) Bantul Yitno, dinding bendung itu kemungkinan besar jebol karena faktor pergerakan tanah. Dari pantauan singkat, bendungan itu dibangun di atas tanah dengan kontur berpasir.

"Sehingga dengan tekanan air yang besar, bisa menyebabkan bangunan bendung pun bergeser," ucapnya saat dihubungi wartawan, Jumat (21/10/2016) siang.

Selain itu, dia menduga proyek pembangunan talut yang melibatkan dua unit backhoe jadi pemicu dinding bendungan itu ambrol. Kondisi dinding retak ditambah tekanan air dan tanah yang labil, getaran dari alat berat itu kemungkinan mempercepat konstruksi dinding bendung ambrol.

Pihaknya sangat menyayangkan bendungan ini jebol. Infastruktur ini dibangun dan diwenangi Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) dan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.

"Untuk ukuran bangunan sebesar itu, masa delapan tahun seharusnya masih belum waktunya rusak," keluhnya.