INVESTASI GUNUNGKIDUL : Ini Alasan Pemkab Buka Keran untuk Pemodal Besar

Ilustrasi investasi (IJIBI/Solopos - Istimewa)
21 Oktober 2016 15:55 WIB Bhekti Suryani Gunungkidul Share :

Investasi Gunungkidul untuk Pantai Selatan siap meramaikan wisata lokal.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Sebanyak lima investor siap berinvestasi di pantai selatan Gunungkidul. Pemerintah memastikan membuka keran bagi investor bermodal besar.

Bupati Gunungkidul Badingah memastikan, pemerintah membuka keran investor berinvestasi di pantai selatan. Menurutnya, wisatawan kalangan menengah ke atas membutuhkan fasilitas yang memadai saat mereka berkunjung ke Gunungkidul seperti resort dan hotel.

“Kalau kita enggak mengembangkan seperti itu [membuka hotel berbintang dan resort], kalau pariwisata kita cuma seperti ini saja tidak mungkin,” tegas Badingah.

Apalagi kata dia, lembaga kebudayaan dunia UNESCO telah membantu mempromosikan wisata Gunungkidul ke masyarakat internasional. Maka daerah harus bersiap menyambut ledakan wisatawan ke depannya. Ia mengklaim keberadaan investor besar tidak akan mematikan ekonomi masyarakat kecil di pesisir.

Ia yakin usaha ekonomi warga pesisir mampu bersaing dengan keberadaan investor besar. “Nanti investor juga kami meminta memberi kontribusi bagi desa,” tutur dia, Kamis (20/10/2916).

Badingah menambahkan, selain wisata di pesisir, Gunungkidul memiliki banyak potensi wisata lainnya seperti pegunungan, susur gua dan lainnya.

Di berbagai objek wisata non pantai tersebut, berbagai kelompok masyarakat desa terlibat aktif mengelola objek wisata sehingga memberi keuntungan bagi warga setempat. Ke depan kata dia, desa didorong membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai wadah pengelolaan potensi wisata di desa. Cara tersebut diyakini dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat desa di Gunungkidul.