Advertisement
PILKADA KULONPROGO : Reklame Bergambar Incumbent Sudah Dibersihkan
Advertisement
Pilkada Kulonprogo akan diikuti incumbent
Harianjogja.com, KULONPROGO-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kulonprogo menyatakan seluruh reklame milik pemerintah yang memajang gambar incumbent telah dibersihkan pihak terkait.
Advertisement
Meski begitu, tim tetap siaga menindaklanjuti apabila menerima laporan masyarakat yang masih melihat adanya wajah mantan bupati maupun wakil bupati Kulonprogo periode 2011-2016 dalam reklame pemerintah.
Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kulonprogo, Ria Harlinawati mengatakan, surat imbauan untuk menurunkan reklame pemerintah dengan gambar incumbent sudah dikeluarkan sejak Agustus lalu. Menurutnya pemasangan wajah incumbent sudah tidak relevan lagi karena masa jabatan mereka sudah habis sejak pertengahan Agustus.
Mereka juga diketahui mencalonkan diri kembali dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017 sehingga dikhawatirkan mempengaruhi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Namun, masih banyak reklame bersangkutan yang tidak juga diturunkan oleh Pemkab Kulonprogo hingga Oktober ini. Panwaslu Kulonprogo kemudian berkoordinasi lebih lanjut dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kulonprogo untuk melakukan penertiban.
“Baliho itu buatnya juga pakai biaya pemerintah, jadi kami minta ditertibkan,” kata Ria, Jumat (21/10/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pasang Penghalang di Rel Kereta Api, Warga Dipolisikan PT KAI
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Hasto-Wawan Apresiasi Penggerak Sampah Hingga UMKM
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
Advertisement
Advertisement



