Advertisement
PILKADA JOGJA : Pemkot Siapkan Perwal APK
Advertisement
Pilkada Jogja untuk alat peraga kampanye segara diatur.
Harianjogja.com, JOGJA -- Pemerintah Kota Jogja dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja tengah menyusun draf peraturan walikota (Perwal) untuk mengatur alat peraga kampanye (APK) bagi pasangan calon walikota dan wakil walikota Jogja 2017.
Advertisement
Komisioner KPU Kota Jogja Bidang Pendidikan Politik dan Humas, Sri Surani mengatakan pembahasan materi raperwal sudah selesai tinggal merevisi beberapa bagian sebelum diajukan ke walikota Jogja. "Targetnya sebelum 28 Oktober perwal APK sudah jadi," kata dia, saat dihubungi Sabtu (22/10/2016).
Rani mengatakan raperwal APK mengatur lokasi yang diberpolehkan dan dilarang untuk dipasang APK. Karena, kata dia, beberapa lokasi tidak diperkenankan untuk dipasang APK seperti rumah sakit, rumah ibadah, taman, pohon, dan fasilitas umum.
Raperwal itu juga mengatur soal penertiban APK jika terdapat pelanggaran. Pemasangan APK akan dimulai pada masa kampanye sampai masa tenang sebelum pemungutan suara. Rani menambahkan, KPU juga akan memfasilitasi sejumlah APK untuk kedua pasangan calon, di antaranya APK berbentuk videotron, baliho, dan billboard masing-masing lima buah, spanduk 90 buah, serta umbul-umbul dua buah tiap kecamatan untuk masing-masing pasangan calon.
Selain itu juga, pasangan calon masih diperbolehkan untuk pengadaan APK sendiri asalkan materi dan lokasi pemasangannya tidak melanggar, "Kami juga sebelum mencetakkan APK masih menunggu materinya dari kedua tim pasangan calon," ujar Rani.
Sementara itu, Walikota Jogja, Haryadi Suyuti menyepakati bahwa pemasangan APK perlu diatur melalui Perwal. Ia menyatakan masih akan mencermati drap raperwal sebelum disahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Segel Merah di Kamera Ponsel Netanyahu Ungkap Ketatnya Keamanan Israel
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Beringharjo Tetap Terkendali di Tengah Krisis Sampah Pasar Jogja
- Dispar Sleman Tunda Fasilitas Pilah Sampah di Kaliurang, Ini Alasannya
- Baciro Tekan Timbunan Sampah lewat Bank Sampah Berbasis Warga
- Investasi Gunungkidul Tembus Rp851 Miliar Tersebar di 8 Ribu Proyek
- Misteri Kematian Mantan Pengurus Pordasi di Gumuk Pasir Bantul
Advertisement
Advertisement



