PENEMUAN MAYAT BANTUL : Duda Paruh Baya Tewas Di SPBU

Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja - Antara)
28 Oktober 2016 08:55 WIB Irwan A Syambudi Bantul Share :

Penemuan mayat Bantul di sebuah kamar mandi di SPBU

Harianjogja.com, BANTUL — Diduga mengalami serangan jantung seorang duda paruh baya meninggal di dalam kamar mandi Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) Kadipiro Jalan Jogja-Wates KM 2,5, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul pada Kamis (27/10/2016).

Hasil pemeriksan Tim Medis Puskesmas Kasihan II dan Tim Identifikasi Polres Bantul, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Dokter Puskesmas Kasihan II, Tri Wijayanti memperkirakan korban meninggal sekitar 4 jam sebelum ditemukan. Pasalnya dia melihat kondisi mayat yang belum kaku dan belum terdapat lebam pada tubuh korban.

“Kalau dari ciri-ciri luarnya, tidak kita temukan luka atau pendarahan, kemungkinan karena serangan jantung,” jelasnya. Dugaan serangan jantung  kata Tri semakin diperkuat dengan ditemukannya beberapa jenis obat jantung dan vitamin untuk jantung dari saku pakaian korban.

Sementara itu Kapolsek Kasihan Komisaris Polisi Supardi, menjelaskan penemuan mayat yang diketahui bernama Agus Santosa Warga Desa Purwodiningratan MG 1/862, Kecamatan Ngampilan, Kota Jogja ini ditemukan pertamakali oleh petugas kebersihan SPBU. Kata Supardi petugas kebersihan yang menaruh curiga karena keran air di kamar mandi menyala terus, lantas melihat dari fentilasi kamar mandi dan dilhatnya mayat pria berusia 49 tahun itu.

Menurut Supardi dari tempat kejadian Polisi mengamankan sejumlah barang bawaan berupa pakaian, dompet berisi sejumlah uang,handphone dan satu unit sepeda motor Suzuki Shogun warna hitam dengan Nopol AB-5443-RK yang diduga milik korban.

“Kalau dari status di KTP nya, korban adalah seorang duda,” pungkasnya.