Buku Digital Indosat Ooredo telah Mencapai 650.000 Judul Buku

4G Plus Ooredoo (Liputan6.com)
31 Oktober 2016 09:20 WIB Jogja Share :

Buku Digital Indosat Ooredo kini memiliki 650.000 koleksi judul buku

Harianjogja.com, JOGJA - Ooredo CipikaBookmate atau buku berlangganan Indosat Ooredo saat ini semakin diminati masyarakat. Buku digital tersebut kini memiliki 650.000 koleksi judul buku lokal hingga internasional sejak diluncurkan setahun lalu.

Menginjak usia pertamanya, CipikaBookmate telah melakukan peningkatan layanan demi kepuasan pelanggan.

“Di usia yang pertama ini ada beberapa penyempurnaan dan pengembangan yang kami lakukan, di antaranya sistem perpanjangan layanan melalui Direct Carrier (DCB), pembayaran via UMB, peluncuran paket berlangganan harian dan penambahan jumlah konten buku di library bekerjasama dengan penerbit besar," ujar  Division Head e Commerce Indosat Ooredoo  Carlos Karo Karo dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (29/10/2016).

Adapun sejumlah penerbit yang digandeng di antaranya Bentang Pustaka, Mizan Media, Rosda Karya, Zikrul Hakim Bestari, Trimkom, Noura Books, Agro Media, Pustaka Yayasan Obor, Tempo Media dan Elhamedia.

Carlos menjelaskan, dalam kurun waktu satu tahun, CipikaBookmate juga telah memiliki 80,000 pengguna aktif, rata-rata 70% pembaca mengakses dua  buku per bulan dengan konten favorit yakni romance fiction, biography, business dan motivasi.

Bersambung halaman 2

Selain itu, pembaca Bookmate di Indonesia sangat aktif menggunakan fitur sosial media yang tersedia dalam aplikasi Bookmate.

“Kondisi ini tentunya sangat potensial, kami menargetkan 300% peningkatan subcribers dan penambahan 15.000 konten buku lokal dalam satu tahun ke depan.” tandas Carlos.

Sesuai dengan rencana, pihaknya berkomitmen mengakomodir kebutuhan para pecinta buku dengan mengadakan pelatihan menulis dan e-book competition di Jakarta dan sekitarnya.

“Pelatihan menulis ini akan digelar di Yogyakarta kota bekerjasama dengan Penerbit Bentang Pustaka. Kami berharap program ini mampu meningkatkan semangat para penulis dan dapat menghasilkan karya literasi lewat industri buku digital yang baik serta berkualitas.” jelas Carlos.

Pemilihan didasarkan  karena alasan  kearifan dan keanekaragaman budaya serta tempat para penulis menempa kedigdayaan penulis yang ada di kota ini.