INFRASTRUKTUR BANTUL : Rp20 Miliar Hanya untuk 20% Pembangunan Gorong-gorong

13 Desember 2016 07:20 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Infrastruktur Bantul berikut berupa pembangunan saluran irigasi.

Harianjogja.com, BANTUL -- Berdalih melengkapi program rehabilitasi kawasan jalan Jenderal Sudirman, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menganggarkan tambahan Rp20 miliar hanya untuk pembangunan saluran irigasi yang berada di bawahnya.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/09/11/infrastruktur-bantul-pembatas-jalan-sudirman-ditata-ini-gambarannya-752188">INFRASTRUKTUR BANTUL : Pembatas Jalan Sudirman Ditata, Ini Gambarannya)

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pengembangan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Eko Budisantoso menjelaskan saluran itu nantinya akan dipakai sebagai Daerah Irigasi (DI) Pendowo yang menjadi saluran irigasi dari Desa Pendowoharjo hingga Samas. Namun, untuk tahun ini, pembangunan jaringan irigasi itu hanya akan dilakukannya sepanjang 1,6 kilometer saja.

"Sejak dari Gose hingga Kloderan," ucap Eko, Senin (12/12/2016)

Ia membenarkan, anggaran untuk pembangunan saluran itu memang cukup besar. Pasalnya, dari hasil kajian, pihaknya mendapatkan arahan bahwa konstruksi saluran itu harus menggunakan gorong-gorong berjenis box culvert.

Itulah sebabnya, anggaran untuk pembangunan saluran itu memakan biaya yang sangat besar. Bahkan, dari hasil kajian, anggaran ideal yang dibutuhkan untuk proyek itu sebenarnya mencapai Rp49 miliar.

"Tapi lantaran kemampuan daerah terbatas, disetujuinya hanya Rp20 miliar," tambahnya.

Dirinya hanya bisa memastikan, anggaran Rp20 miliar itu hanya cukup untuk mencakup 20 persen pembangunan total. Adapun rancangan pembangunannya, Eko menjelaskan di tahun 2017 mendatang, pembangunan akan dilakukan dalam 3 tahap. Namun saat ditanya mengenai detail pembangunannya, ia mengaku masih harus berkonsultasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bantul terlebih dulu.