CUACA EKSTREM : Hati-hati, Angin Kencang Terjadi hingga 3 Hari Ke Depan

JIBI/SOLOPOS/Agoes RudiantoCUACA EKSTREM-Awan kelabu dilihat dari gedung bertingkat di Kota Solo, Selasa (20/3). Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika mengeluarkan peringatan dini guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat - petir dan angin kencang berdurasi singkat di Jawa Tengah bagian utara, timur dan selatan pada bulan Maret ini.
20 Desember 2016 08:55 WIB Sunartono Jogja Share :

Cuaca ekstrem berupa angin kencang dapat menimbulkan bencana

Harianjogja.com, JOGJA -- Koordinator Pos Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY Joko Budiono mengatakan, angin kencang diprediksi akan terjadi hingga tiga hari ke depan di wilayah DIY.

Adapun kecepatan angin bisa mencapai 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam. Angin kencang ini juga diikuti gelombang tinggi yang terjadi di pesisir selatan DIY. Sehingga para nelayan maupun pengguna transportasi laut lainnya diminta meningkatkan kewaspadaan. Ombak pantai selatan diprediksi bisa mencapai 2,5 meter hingga 3,5 meter. Penyebab angin kencang ini karena ada tekanan udara rendah di kawasan pesisir selatan Jawa atau di Samudera Hindia bagian selatan.

"Saat ini sedang ada daerah tekanan rendah yang menyebabkan potensi angin kencang muncul, kita harapkan kewaspadaan terutama masyarakat beberapa hari ke depan, gejala masih ada, prediksi tiga hari ke depan. Kalau tekanan rendah ini hilang akan kembali hujan seperti semula," kata dia.