NATAL & TAHUN BARU : Perayaan Natal, Ansor DIY Siap Amankan Gereja

Umat Kristiani mengikuti kebaktian malam Natal di Gereja Immanuel, Jakarta, Selasa (24/12/2013). Ribuan umat Kristiani memadati sejumlah gereja di Ibu Kota Jakarta menyambut Hari Raya Natal 2013. (JIBI/Solopos/Antara - Ismar Patrizki)
24 Desember 2016 05:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Natal & Tahun Baru, Ansor siap membantu kepolisian

Harianjogja.com, JOGJA -- Pimpinan Wilayah Ansor DIY atau organisasi ortonom Nahdlatul Ulama siap membantu kepolisian dalam mengamankan perayaan Natal. Namun, hingga kemarin belum ada permintaan resmi baik dari pengurus gereja mau pun kepolisian.

"Berapa pun jumlah yang dibutuhkan, kami siap menerjunkan personel back up pengamanan," kata PW Ansor DIY, Fairuz Ahmad, saat dihubungi Jumat (23/12/2016).

Fairuz mengaku ormasnya masih mempercayakan pengamanan gereja kepada kepolisian sebagai penanggung jawab memberikan keamanan dan kenyamanan selama perayaan Natal. Fairuz menyatakan keterlibatan organisasinya dalam pengamanan Natal sebagai bentuk menjaga toleransi.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Humas Polresta Jogja, Ipda Kusnaryanto mengatakan kepolisian sudah mendirikan tujuh posko pengamanan di gereja Kota Jogja. Pihaknya juga akan mensterilisasi gereja-gereja pada hari ini, Sabtu (24/12/2016). Namun ia belum bisa memastikan gereja mana saja yang akan diseterilisasi karena sterilisasi dibawah komando Polda DIY.

Pengurus Gereja Kristen Jawa (GKJ) Gondokusuman, Paulus Kristianto mengatakan perayaan Natal di GKJ Gondokusuman hanya disisi dengan ibadah mulai dari Sabtu sampai malam, kemudian dilanjutkan pada Minggu (25/12/2016). "Biasanya yang hadir ada sekitar 3.000an jemaat," kata Paulus.

Pengamanan tidak hanya dari kepolisian, "Kami juga banyak melibatkan warga sekitar, ada Banser, Kokam, pemuda, dan beberapa ormas," ujar Paulus.