Advertisement
DIY dan Polandia Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan
Advertisement
DIY dan Polandia menjalin kerjasama di bidang pendidikan
Harianjogja.com, JOGJA-- Kedutaan besar Polandia bertandang ke Kantor Gubernur DIY menemui Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Selasa (31/1/2017) siang.
Advertisement
Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung cukup singkat tersebut membicarakan terkait rencana kerjasama antara Krakaw (salah satu provinsi di Polandia) dengan Provinsi DIY.
Dalam pertemuan tersebut belum dipastikan secara detail kerjasama bidang apa saja yang nantinya akan dijalin antara Krakaw dan DIY. Namun, salah satunya yakni upaya pemerintah Polandia untuk mempromosikan potensi Provinsi Krakaw kepada Indonesia terutama Jogja melalui bidang pendidikan.
Diungkapkan oleh Duta besar Polandia untuk Indonesia H.E Tedeusz Szumowski bahwa pihaknya ingin menjalin kerjasama antar universitas di Krakaw (Polandia) dengan universitas yang ada di Jogja. Menurutnya hal tersebut menjadi satu hal yang berpotensi untuk menjalin hubungan yang baik dengan DIY di masa mendatang.
"Kami datang ke Jogja salah satunya untuk mempromosikan hubungan antar universitas juga antar mahasiswa. Saya yakin hubungan antar anak muda yakni mahasiswa adalah masa depan bagi hubungan antara Indonesia-Polandia," kata dia usai bertemu Sultan di Kompleks Kepatihan bersama guru besar Warsaw University Professor Tadeusz Cegielski.
Menurutnya, banyak hal yang menarik yang dapat dipelajari oleh pelajar atau mahasiswa Indonesia ketika berada di Polandia. Bahwa Krakau merupakan sebuah kota tua dan kota yang memiliki sejarah yang panjang, karena banyak segala sesuatu yang ada di Polandia berasal dari Krakau. Selain itu dijelaskan pula bahwa Krakau menjadi kota pendidikan dimana salah satu universitas terbesar dan tertua di Polandia berada di Krakau.
"Krakau sangat mirip dengan Jogja sehingga Krakau dianggap sesuai jika bermitra dengan Jogja," ujarnya.
Ia melanjutkan bahwa di bidang pendidikan ada banyak beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Polandia untuk pelajar Indonesia. Paling banyak yakni beasiswa di bidang engineering atau teknik. Namun, ia pun mengatakan hal tersebut tak menutup kemungkinan untuk membuka beasiswa di bidang lain, biasanya akan memakan waktu selama dua atau tiga tahun masa belajar. Ia berharap kedepannya terjalin kerjasama yg lebih antara mahasiswa di Indonesia dan Polandia.
Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik rencana kerjasama tersebut. Meski begitu ia mengatakan mesti melalui banyak proses yang lebih jauh lagi.
"Kita akan lakukan pendekatan dan dialog terlebih dahulu. Harapan saya tidak hanya Pemda namun juga kampus pun membangun kerjasama dengan kampus yang ada disana," kata dia.
Ia berharap agar masyarakat dan mahasiswa ikut menjadi pendukung dalam program kerjasama tersebut. Hingga kini, tercatat telah ada sekitar 400 orang Indonesia yang menuntut ilmu di Polandia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




