BNI Jaga Integritas dan Terapkan Digital Banking

08 April 2017 16:22 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

BNI kedepankan layanan teknologi.

Harianjogja.com, JOGJA -- Bisnis jasa keuangan harus mampu melebur dalam perkembangan teknologi yang sedang berkembang saat ini. Banyaknya generasi milenial yang terbuka terhadap kemajuan teknologi dinilai menjadi modal perusahaan untuk bisa berkembang.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Achmad Baiquni dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Pekerja BNI 2017 dengan tema Raise The Bar di Hotel Indoluxe, Kamis (6/4/2017).

Baiquni mengatakan, sekitar 60% karyawan di BNI merupakan generasi muda milenial. Mereka sangat bisa terbuka terhadap perubahan teknologi yang terjadi di dunia, secara khusus Indonesia saat ini. Mereka bisa menjadi penggerak roda bisnis jasa keuangan perbankan dengan mengaplikasikan teknologi informasi atau digitalisasi di lingkungan bisnis BNI.

"Yang generasi tua bisa mendukung dan memfasilitasi," katanya.

Perubahan teknologi ini ia akui telah mengubah segala proses bisnis yang telah terjadi saat ini dan sebelumnya. Perubahan memang tidak bisa dihindari tetapi justru harus melebur bersama agar bisa mengikuti arah perubahannya. Menurutnya BNI sudah merespon sejak lama karena perubahan yang terjadi cukup banyak.

Beberapa perusahaan sudah bekerja sama dengan BNI untuk kepentingan pembayaran saat bertransaksi. Namun dalam perkembangannya saat ini, ada perusahaan yang mengeluarkan layanan seperti e-money secara mandiri sehingga mereka tidak perlu berpartner dengan bank.

Hal tersebut juga mendapat dukungan oleh Bank Indonesia dalam hal perizinan. "Itu [layanan e-money] memang memudahkan nasabahnya. Maka perubahan yang cepat ini harus segera disikapi. Kita harus larut. Kita perlu membangun digital banking," kata Baiquni.

Hanya saja dalam perubahan ini, BNI tetap terus menjaga integritas. Baiquni menilai, integritas menjadi hal penting bagi pekerja yang bergerak di bidang bisnis jasa keuangan. Kalangan perbankan dinilai harus memiliki integritas karena selalu berhubungan dengan nasabah. "Integritas erat kaitannya dengan menjaga keperayaan nasabah sehingga [integritas] jadi hal utama," katanya kemarin.

Ketua Umum Serikat Pekerja BNI Bety Ismawati mengatakan, dengan integritas, pekerja bisa mendapat kepercayaan dari nasabah. Segala ketamakan dan keserakahan bisa diminimalisir.

Serikat Pekerja BNI sendiri memiliki niat dan semangat mendukung gerak dan langkah BNI. "SP adalah mitra strategis manajemen. Perbedaan pendapatan dengan manajemen, semata untuk kepentingan perusahaan. Serikat pekerja akan terus memberi sikap kritis," tuturnya.