TOWER ILEGAL : Pemkot Diminta Segel Menara Ilegal

Aktivis Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (Kompak) melakukan teatrikal merobohkan menara telekomunikasi tak berizin di Jalan Batikan, Umbulharjo, Jogja, Kamis (29/9/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI - Harian Jogja)
20 April 2017 03:34 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Tower ilegal diharapkan segera diatasi.

Harianjogja.com, JOGJA -- Forum Pemantau Fakta Integritas (Forpi) Kota Jogja mendesak Pemerintah Kota Jogja segera menyegel menara telekomunikasi tidak berizin alias ilegal. Karena jika tidak ada ketegasan menjadi alasan pembenar sehingga menara akan terus bermunculan.

Baca Juga : http://www.solopos.com/2017/03/28/tower-ilegal-penjabat-wali-kota-jogja-dilema-soal-penertiban-805267">TOWER ILEGAL : Penjabat Wali Kota Jogja Dilema Soal Penertiban
"Maraknya berdiri tower-tower ilegal ini diduga terjadi akibat dari kurang tegasnya Pemerintah Kota Jogja." kata Kepala Divisi Pemantauan dan Investigasi Forpi Jogja, Baharuddin Kamba, saat dihubungi Rabu (19/4/2017).

Kamba mengaku tidak heran dengan berdirinya dua menara telekomunikasi jenis microsell di Jalan Veteran Warunboto dan di Jalan Panti Wredha Giwangan baru-baru ini. Sebab, kata dia, menara serupa yang sudah lama berdiri dan sudah jelas tidak memiliki izin juga dibiarkan.

Pihaknya sempat merekomendasikan dua menara di Jalan Sisingamangajara dan di sekitar Pasar Telo Karangkajen yang berdiri di atas trotoar. Namun sampai kemarin juga masih dibiarkan.

"Padahal jelas tidak berizin bahkan didirikan di atas trotoar dan taman," ujar Kamba.