Dies Natalis, UNY Hadirkan Jogja Fair

30 April 2017 08:22 WIB Jogja Share :

UNY menggelar Jogja Fair

Harianjogja.com, JOGJA - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memamerkan beragam karya inovvasi mahasiswa dalam rangkaian peringatan dies natalis ke-53 kampus tersebut. Pemeran inovasi mahasiswa bertajuk Jogja Fair ini berlangsung di GOR UNY, 28 April-2 Mei mendatang.

Dalam pameran itu masyarakat bisa melihat berbagai karya inovasi yang tersebar di 51 stan, di dalam maupun luar gedung olahraga tersebut.

Ketua Dies Natalis Zainal Arifin menuturkan, pameran ini tujuannya untuk mendekatkan UNY dengan masyarakat.

"Even ini terbuka untuk umum. Kami berharap semua kalangan dan lapisan masyarakat dapat berbaur di sini sehingga nantinya kami bisa mendapat saran dan masukan terkait layanan dan inovasi institusi kami," ujarnya di sela-sela pembukaan acara dies natalis, Jumat (28/4/2017)

Ratusan produk hasil karya mahasiswa dan dosen UNY ditampilkan dalam pameran tersebut.

Zaenal lebih lanjut menjelaskan, sebagai Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK), UNY dituntuk tidak hanya menghasilkan insan-insan yang piawai mengajar. Lebih dari itu juga dituntut untuk membuat terobosan akademik dalam memberikan solusi terhadap masalah yang ada dalam masyarakat.

"Pameran ini menjadi pertanggungjawaban program studi di UNY, bagaimana kontribusinya, serta kinerjanya selama ini untuk pembangunan," jelas Zaenal.

Pemeran Jogja Fair tidak hanya menjajakan produk atau karya dari tiap-tiap fakultas. Lebih dari itu pengunjung juga dapat menambah wawasan dengan cara belajar langsung dari stan yang ada.

Misalnya di stan batik, di sana pengunjung disediakan alat membatik dan ditemani tentor. Dengan begitu pengunjung juga bisa mencoba membuat batik.

Sementara Rektor UNY Sutrisna Wibawa mengungkapkan, Kkgiatan ini merupakan salah satu wujud menyatunya kampus dengan masyarakat, melalui karya-karya kreatif, inovasi terbaik mahasiswa.

"Bukan itu saja, ajang pameran ini bisa juga diperguanakan sebagai sarana saling belajar antara warga kampus dengan masyarakat luas," tegasnya.