PENGADANGAN SUPORTER : Satu Motor Polisi Dibakar Massa

08 Mei 2017 07:30 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Sempat terjadi bentrok antara massa pengadang dan polisi

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sampai Minggu (7/5/2017) sekitar pukul 21.00 WIB, polisi dari jajaran Polres Gunungkidul masih bekerja keras untuk mengamankan pendukung Persis Solo, Pasoepati, agar bisa kembali pulang.

Salah satunya terlihat di perempatan Karangmojo yang dijadikan jalur untuk pulang para suporter. Di lokasi itu, Kepala Polsek Karangmojo, Komisaris Polisi Irianto terlihat melakukan pengaturan arus lalu lintas. “Di sepanjang perjalanan menuju wilayah Jawa Tengah terdapat beberapa rombongan pengguna sepeda motor yang melintas,” ungkapnya, Minggu (7/5/2017).

Di sepanjang jalan dari perempatan Gading hingga bundaran Siyono terlihat polisi melakukan penjagaan. Di lokasi ini sempat terjadi bentrok antara massa pengadang dan polisi. Bahkan sebuah motor polisi Kawasaki KLX dibakar oleh massa. Akibat peristiwa ini, polisi juga mengamankan puluhan orang.

Wakapolres Gunungkidul Komisaris Polisi Verena Sri mengakui jika jajarannya masih melakukan pengamanan. Namun, dia belum bisa mengungkapkan penanganan terhadap orang-orang yang diamankan. “Masih berusaha melakukan pengamanan,” katanya.

Pada Minggu (7/5/2017) itu, diketahui Persis Solo berlaga melawan Persiba Bantul di lanjutan Grup 4 Liga 2 di Stadion Sultan Agung. Dalam pertandingan itu, Persiba ditahan imbang tamunya dengan skor 1-1. Sejumlah suporter Persis datang langsung ke Sultan Agung untuk mendukung klub berlaga.