Ketatnya Persaingan Masuk Perguruan Tinggi Negeri di Jogja

Ilustrasi ujian tulis SBMPTN. (JIBI/Solopos - antara)
10 Mei 2017 09:55 WIB Jogja Share :

Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jogja masih mempertahankan citra positif dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017

 
Harianjogja.com, JOGJA - Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jogja masih mempertahankan citra positif dalam http://m.harianjogja.com/?p=810953">Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017.

Di tengah bayang-bayang terjadinya penurunan animo pendaftar dalam SBMPTN, Paitia Lokal (Panlok) 46 Jogja masih mendapatkan angka peningkatan jumlah pendaftar.

Hingga hari terakhir pendaftaran, Selasa (9/5/2017) pukul 17.00 WIB, Panlok 46 Jogja mencatat ada 40.894 pendaftar yang melakukan proses verifikasi lanjutan. Sementara pendaftaran ditutup pukul 17.00 WIB.

Jumlah tersebut terbagi dalam dua kategori tes. Pertama ujian dengan computered based test (CBT) berjumlah 39.304 orang. Kedua model ujian paper based test (PBT) sejumlah 1.590 orang.

Angka itu sedikit lebih tinggi dibandingkan jumlah peserta tahun lalu, bahkan dalam dua tahun terakhir. Pada SBMPTN 2016 lalu, Panlok 46 Jogja berhasil menjaring 38.584 pendaftar. Di tahun 2015, jumlahnya lebih rendah lagi yakni 37.963 pendaftar.

Pencapaian ini berbanding terbalik penerimaan calon mahasiswa baru lewat jalur  Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), beberapa waktu lalu yang mengalami penurunan.

Bersambung halaman 2

UGM masih menjadi kampus pertama yang paling memikat di antara lima PTN yang ada di Jogja.

UGM masih menjadi kampus pertama yang paling memikat di antara lima PTN yang ada di Jogja. Dalam SBMPTN kali ini ada 16.743 pendaftar program Saintek di UGM yang memilih jalur tes PBT.

"Kelihatannya memang pendaftarnya trendnya masih naik," ujar Kepala Bagian Humas UGM Iva Aryani, Selasa (9/5/2017) sore.

Peningkatan animo pendaftar juga terjadi di Universitas Negeri Yogyakarta. Kepala Bagian Admisi UNY Setyo Rahardjo menyampaikan, tahun ini ada 15.741 pendaftar yang akan ikut tes PBT.

Setyo tidak hafal persis data jumlah pendaftar tahun lalu, tapi dia meyakini angka tersebut melampaui pencapaian SBMPTN 2016 lalu.

"Lumayan ada peningkatan pendaftar tahun ini," papar Setyo.

Selanjutnya dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga terdapat 3.520 pendaftar PBT.

Bersambung halaman 3

Selanjutnya dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga terdapat 3.520 pendaftar PBT.
Kepala Bagian Admisi UIN Sunan Kalijaga Ridwan mengungkapkan, program studi Ilmu Komunikasi menjadi pilihan paling favorit dalam SBMPTN di kampusnya kali ini. Di urutan kedua kemudian disusul prodi Psikologi dan Ilmu Hukum di peringkat ketiga.

"Untuk SBMPTN kami mengalokasikan kuota 40 persen dari jumlah kuota semuanya yang akan kami terima sebanyak 1.250 kursi," jelas dia.

Dia melanjutkan, ada 17 prodi yang diikutkan dalam SBMPTN kali ini. Seluruh prodi merupakan program campuran.

Sementara di UPN Veteran Jogja terdapat 3.300 peserta program Soshum yang akan ikut tes model PBT.

Kepala Bagian Humas UPN Veteran Jogja Markus Kusnardiyanto menyampaikan, program studi manajemen menjadi jurusan yang paling banyak diincar pendaftar. Setelah Manajem diiukuti Teknik Pertambangan. Dua prodi tersebut selama ini memang selalu menjadi primadona di UPN Veteran Jogja.

Bersambung halaman 4

Untuk pelaksanaan CBT telah disiapkan komputer di beberapa perguruan tinggi tersebut

 
Untuk pelaksanaan CBT telah disiapkan komputer di beberapa perguruan tinggi tersebut, yaitu di UNY sebanyak 810 buah, UGM 440 buah, UIN Sunan Kalijaga 240 dan UPN 100 buah.

Adapun tes SBMPTN akan berlangsung 16 Mei mendatang. Di Panlok 46 Jogja nantinya juga memfasilitasi tes untuk mengakomodasi peserta berkebutuhan khusus. Pasalnya ada 27 peserta berkebutuhan khusus yang akan ikut SBMPTN melalui Panlok 46 Jogja.

Masa pendaftaran SBMPTN ini sendiri sebenarnya sesuai jadwal awal sudah ditutup sejak 5 Mei lalu. Masa pendaftaran dilakukan sejak awal April lalu. Tapi karena berbagai pertimbangan panitia pusat masih memberikan waktu empat hari masa pendaftaran sehingga baru benar-benar ditutup Selasa kemarin.

Pengumuman kelulusan ujian SBMPTN akan dilakukan 13 Juni 2017. Alokasi daya tampung SBMPTN di lima PTN tersebut, yaitu UGM sebanyak 2.657 orang, UNY sebanyak 1.862, UIN Sunan Kalijaga 500 orang, UPN sebanyak 920 orang dan ISI sebanyak 106 orang.

Selain itu, untuk ujian tulis CBT dan PBT akan diadakan 16 Mei. Ujian keterampilan 17 dan 18 Mei untuk pilihan  program studi seni dan olahraga. Pengumuman kelulusan ujian SBMPTN akan dilakukan 13 Juni 2017.