Selama 2 Minggu, Bulog Salurkan Bahan Pangan Murah

17 Mei 2017 15:55 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Perum Bulog Divre DIY memperluas stok pangan dengan melakukan pasar murah dalam kegiatan gerakan Stabilisasi Pangan

Harianjogja.com, JOGJA-Jelang puasa, pemerintah melalui Perum Bulog Divre DIY memperluas stok pangan dengan melakukan pasar murah dalam kegiatan gerakan Stabilisasi Pangan. Mulai Rabu (17/5/2017) sampai dua minggu ke depan, Bulog menjual kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau.

Pasar murah dilakukan di kantor Bulog Kotabaru, outlet http://m.harianjogja.com/?p=764742">Rumah Pangan Kita (RPK), di gudang Bulog  Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunugkidul, beberapa pasar tradisional, di beberapa BUMN, dan juga di lingkungan masjid atau tempat ibadah  lainnya.

Dalam pasar murah tersebut, bawang putih yang di pasaran mencapai Rp60.000, Bulog hanya menjual dengan harga Rp42.000 per kilogram (kg). Bawang merah yang mencapai Rp30.000 juga hanya dijual Rp25.000 per kg.

Selain itu ada pula komoditas daging sapi beku Rp80.000, minyak goreng Rp12.500 per liter, telur ayam ras Rp14.000 per pack (isi 10 butir), dan masih banyak lagi.

Kepala Perum Bulog Divre DIY Miftahul Adha mengatakan, Gerakan Stabilisasi Pangan secara nasional ini akan dilakukan selama dua minggu secara serentak. Setelah itu, masing-masing divre tetap melakukan pasar murah sesuai kebijakan setiap daerah.

Mifta mengatakan, gerakan tersebut ingin memberikan rasa aman pada masyarakat bahwa stok kebutuhan pangan tetap terpenuhi. Selain itu juga ingin menumbuhkan rasa nyaman karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau.

“Dengan gerakan ini, masyarakat tidak perlu ke pasar tradisional sehingga harga di pasar tidak tinggi. Kita akan perluas stok untuk mengurangi tekanan harga di pasar sehingga inflasi terkendali,” tutur Mifta dalam pembukaan Gerakan Stabilisasi Pangan di kantor Bulog DIY.