WISATA KULONPROGO : Berburu Mutiara Raksasa di Kadilangu

Seorang wisatawan berfoto di dalam kerang mutiara raksasa yang menjadi salah satu wahana andalan wisata mangrove Pantai Pasir Kadilangu di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo, beberapa waktu lalu. (Rima Sekarani I.N./JIBI - Harian Jogja)
21 Mei 2017 13:22 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Wisata Kulonprogo berupa Hutan Mangrove memiliki spot unik untuk swafoto

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Satu lagi wahana yang sebaiknya tidak dilewatkan ketika berkunjung ke wisata mangrove Pantai Pasir Kadilangu di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo. Pengunjung bisa berfoto di dalam sebuah kerang mutiara raksasa karya warga setempat.

Wahana foto yang unik itu barang kali mengingatkan pengunjung dengan sinetron yang sempat populer 10 tahun lalu, yaitu Jinny Oh Jinny. Tokoh utamanya adalah jin cantik yang muncul dan tinggal di dalam sebuah kerang. Nah, kerang mutiara ala Pantai Pasir Kadilangu bisa membuat pengunjung membayangkan rasanya menjadi Jinny. Ukurannya mencapai sekitar 1,5 meter dan aman jika ada satu orang dewasa yang duduk di dalamnya. Sebuah mutiara putih berdiameter 20 sentimeter pun disediakan sebagai properti pendukung.

Kerang mutiara raksasa terletak tidak jauh dari pintu masuk obyek wisata yang baru saja merayakan hari jadi pertamanya pekan lalu. Pengunjung juga bisa menemukannya dengan mudah saat menaiki Jembatan Tempo Dulu. “Kerang mutiara itu diminati banyak pengunjung. Mereka rela antre demi bisa foto di situ,” kata Pengelola wisata mangrove Pantai Pasir Kadilangu, beberapa waktu lalu.

Suparyono mengungkapkan, pihaknya memang terus berupaya mengembangkan wisata mangrove dengan berbagai inovasi. Sebelumnya, berbagai wahana foto dengan nama-nama unik menjadi daya tarik utama mereka. Jembatan Tempo Dulu, Lorong Goa Samalo, Jembatan Cinta, Sangkar Penantian, Negeri di Atas Mangrove, Cinta Pertama, dan spot foto Lupakan Mantan sukses membawa obyek wisata tersebut menjadi populer di media sosial.

Namun, pengelola tidak puas begitu saja hingga tercipta sejumlah wahana baru seperti kerang mutiara. Kerang mutiara itu dibuat sekitar empat bulan lalu, hampir berbarengan dengan replika Menara Eiffel yang dinamai Kadilangu Van Java. Suparyono berpendapat, kehadiran wahana baru mampu meningkatkan angka kunjungan wisata hingga mencapai rata-rata 3.000 orang pada musim liburan. “Pengembangan wisata ini tidak akan berhenti. Kami akan terus berinovasi demi kepuasan pengunjung,” ungkap Suparyono.

Salah satu pengunjung Pantai Pasir Kadilangu, Diana Arum mengaku penasaran dengan kerang mutiara raksasa setelah sempat melihat foto di akun instagram temannya. Dia akhirnya tertarik untuk datang lagi ke kawasan wisata mangrove. “Unik banget. Ada mutiara raksasa juga di dalamnya,” ujar dia.