Konsumsi Makanan Sehat Meningkat, Petani Didorong Produksi Beras Organik

Kulonprogo panen raya, sejumlah petani di areal persawahan Desa Giripeni, Wates merontokkan padi usai memanennya, Kamis (26/2/2015). (JIBI/Harian Jogja - Holy Kartika N.S.)
22 Mei 2017 01:21 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo meningkatkan produksi pertanian beras organik

 

Harianjogja.com, KULONPROGO-Pemerintah Kabupaten Kulonprogo meningkatkan produksi pertanian beras organik. Langkah tersebut bisa dimulai dengan penggunaan pupuk organik.

Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo, Supriyanto Raharjo mengatakan, di masa sekarang tingkat konsumsi makanan sehat semakin tinggi.

Sehingga Pemkab mendorong petani untuk bisa membuat pupuk kompos di masing-masing kelompok, demi mendukung produksi beras organik. Kalaupun nantinya beras tersebut tidak dijual, petani sendiri bisa mengonsumsi beras yang sehat

"Kami terus mendorong petani untuk bisa memproduksi pupuk kompos," ungkapnya, dalam kegiatan Sosialisasi Pupuk Kompos Bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Beriman 38 di Berenan Bendungan Wates, Jumat (19/5/2017).

Pemanfaatan pupuk dari kotoran hewan juga harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, karena kandungan yang berbeda-beda, kotoran ayam atau puyuh banyak unsur N, sementara pupuk Kambing banyak unsur K. Sedangkan kotoran Sapi mengandung semua unsur.