ARTJOG 2017 : Garin Nugroho Turut Serta Lewat Setan Jawa

: Para anggota kru film Garin Nugroho bersiap di rumah tua di wilayah Kelurahan Kemlayan, Kecamatan Serengan, Solo, Selasa (29/9/2015). Rumah tua milik seniman tari, Sardono W. Kusumo, itu digunakan salah satu lokasi shooting film terbaru Garin berjudul Setan Jawa. (Ayu Abriyani K.P/JIBI - Solopos)
23 Mei 2017 03:22 WIB Jogja Share :

Art Jogja 2017 juga dimeriahkan dengan karya Garin Nugroho

Harianjogja.com, JOGJA  - Sineas kenamaan Indonesia, GarinNugroho persama Bakti Budaya Djarum Foundation ambil bagian dalam Festival Artjog kek-10.

Dalam Festival Artjog edisi kali ini Garin  mempersembahkan Setan Jawa, sebuah film bisu hitam putih yang kental akan mitologi Jawa. Film yang diiringi langsung dengan orkestra gamelan Indonesia karya Rahayu Supanggah yang dimainkan oleh 20 pengrawit (pemusik gamelan) itu ditampilkan di Auditorium Sanata Dharma (USD), Minggu (21/5/2017) malam.

Setan Jawa karya Garin Nugroho ini membangkitkan mitologi Jawa melalui genre horor kontemporer dengan mengambil inspirasi dari film bisu klasik, Nosferatu oleh Friedrich Wilhelm Murnau. Setan Jawa secara dramatis menekankan mistisme dan romantisme dari kisah cinta dan pengorbanan yang diangkat oleh Garin Nugroho.

“Pertunjukan ini merupakan sebuah karya yang menggabungkan beragam seni seperti visual arts, teater, tari, fashion hingga musik yang saling melengkapi. Menariknya dari tradisi film bisu, Setan Jawa dapat menjadi suatu karya seni yang kemudian dapat lebih dieksplorasi dari  musik yang mengiringinya sehingga menjadi sebuah pertunjukan yang dapat diintrepretasi," ujar Garin.