Advertisement
Jogja Punya Potensi Pengembangan Eco Tourism
Advertisement
Konsep wisata ramah lingkungan atau eco tourism sudah lama berkembang
Harianjogja.com, JOGJA-Konsep wisata ramah lingkungan atau eco tourism sudah lama berkembang. Pengembangan eco tourism di Jogja dinilai cukup potensial untuk mulai dilirik oleh para pelaku pariwisata dan perhotelan.
Advertisement
Isu tersebut dikemukakan dalam acara Pembangunan Eco Tourism di Jogja, Workshop Pengembangan Kapasitas untuk Profesional di Sektor Perhotelan dan Pariwisata di Hotel Sakanti Malioboro, Senin (22/5/2017).
"Pariwisata sangat penting untuk ekonomi nasional. Selain itu, sangat prospektif untuk lapangan kerja, terutama untuk anak muda," ujar Pakar Eco Tourism, President Director PT IndonesiaWISE, Amol Titus.
Amol mengatakan kawasan Jogja memiliki berbagai potensi untuk pengembangan eco tourism. Dalam pariwisata terdapat banyak aspek unik yang dapat ditawarkan dan menjadi magnet bagi turis. Kota ini memiliki banyak pilihan destinasi yang dapat ditawarkan, di antaranya wisata-wisata unik.
"Destinasi dengan aspek unik banyak dicari oleh turis-turis asing. Seperti magnet, mereka akan berdatangan," ungkap Amol.
Dalam konsep eco tourism ini, hotel perlu menerapkan pendekatan komperhensif untuk eco tourism. Hotel, kata Amol, harus dapat mengupayakan pengematan energi dan air, pengelolaan limbah dengan benar, memaksimalkan penggunaan produk lokal hingga turut berpartisipasi dalam mempromosikan budaya dan tradisi serta harus lebih peka terhadap kepedulian masyarakat kecil.
Eco tourism tak hanya akan menggerakkan wisatawan saja. Amol mengungkapkan eco wisata juga akan berdampak positif terhadap sektor usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM. Roda perekonomian di sektor tersebut akan bergerak, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan wisata tersebut.
"Bisnis UMKM akan ikut bergerak seiring dengan berkembangnya konsep eco tourism ini," imbuh Amol.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) DIY, Istidjab M. Danunagoro mengungkapkan eco tourism merupakan konsep yang sangat baik untuk dikembangkan. Kendati konsep ini belum dapat diterapkan secara maksimal, namun seiring perkembangan pembangunan di Jogja, ke depan eco tourism dapat memberikan dampak yang baik terhadap pariwisata.
"Mungkin sekarang belum bisa diterapkan, mudah-mudahan tahun depan. Karena eco tourism ini lebih banyak diminati oleh wisatawan mancanegara, sedangkan wisatawan atau tamu lokal masih belum terlalu memahami," jelas Istidjab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bocah 9 Tahun Meninggal Dunia Akibat Ledakan Petasan di Semarang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KAI Siapkan Empat Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Jumat Ini
- Prakiraan Cuaca Hari Ini: Hujan Dominasi Seluruh Kabupaten di DIY
- KA Prameks Kutoarjo Jogja Operasikan Empat Perjalanan pada Jumat
- Kampanye Keselamatan, Komisi A DPRD DIY Ajak Pemudik Cek Kendaraan
- Jemaah Salat Id di Masjid Gedhe Meluber hingga Sekitar Alun-Alun
Advertisement
Advertisement




