THE CAPTAIN : Kepala Diskominfo Hobi nge-Drum dan Offroad

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY Roni Primanto Hari (kiri) mengikuti siaran langsung di Star Jogja FM dalam acara The Captain bersama Pimred Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono (kanan), Senin (22/5/2017) malam. (Sunartono/JIBI - Harian Jogja)
25 Mei 2017 04:22 WIB Sunartono Jogja Share :

The Captain kali ini menghadirkan Kepala Diskominfo DIY

Harianjogja.com, JOGJA -- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY Roni Primanto Hari mengikuti siaran langsung di Star Jogja FM dalam acara The Captain, Senin (22/5/2017) malam. Roni memberikan pernyataan seputar pengalaman dinas, hingga hobinya bersama Pimred Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono.

Lulus dari Teknik Geodesi UGM di tahun 1987, tidak langsung membuat Roni langsung bergabung sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menjadi PNS ketika era 90-an rupanya bukan cita-cita Roni. Ia memilih pekerjaan lain di bidang geodesi yang pendapatannya jauh lebih besar ketimbang jadi PNS. "Dulu awalnya tidak mau masuk PNS, karena waktu itu PNS gajine sithik, selain itu habis lulus saya dapat kerja dengan gaji lumayan," ungkap Roni saat menceritakan pengalamannya di acara The Captain radio Star Jogja FM, Senin (22/5/2017) malam.

Tetapi, atas petunjuk orangtuanya yang menyarankan bekerja di Jogja kemudian mendaftar sebagai PNS di Pemda DIY. Ketika melalui berbagai tahapan tes, diwawancara penguji, Roni menyampaikan keinginannya bergabung sebagai PNS di Bappeda DIY. Jika tidak diterima di Bappeda, ia memilih untuk tidak masuk PNS ketika itu.

"Waktu itu yang menguji bertanya, pengen di bagian apa? Saya jawab di Bappeda, kalau nggak masuk ya saya ngga usah. Akhirnya sejak tahun 1991 itu saya di Bappeda DIY sampai 2005," kata dia.

Roni memiliki hobi melakukan kegiatan offroad. Bahkan ia sudah menjajal berbagai medan di Indonesia. Mengikuti kompetisi tingkat nasional pun pernah dicicipinya. Kedekatan dengan kendaraan lapangan itu tak lain karena, saat di usia muda pernah menjalani profesi geodesi yang butuh tantangan dalam mengendarai mobil di medan lahan setapak yang berat.

Dengan kemampuan geodesi-nya, kini Roni menjadi punggawa di Diskominfo DIY. "Hubungan yang berkaitan dengan informasi sama sebenarnya [antara informatika dan geodesi], tetapi kalau geodesi informasi kebumian," kata dia.

Hobi lain, Roni piawai memainkan alat musik drum. Sengaja memilih drum karena dinilai masih sedikit yang mampu memainkan. "Kalau gitar kan sudah banyak yang bisa," kata dia.

Sebagai punggawa di Diskominfo DIY, Hari tengah berupaya mempersiapkan DIY sebagai Jogja Cyber Province. Keberadaan netizen di DIY yang besar responnya, menjadi potensi besar. Karena itu, ia menggandeng berbagai komunitas yang aktif di dunia maya.

"Jogja punya potensi teknologi informasi yang besar, kita berada di urutan kedua di Indonesia, potensi ini harus kita manfaatkan. Kami mengajak para netizen untuk bisa membangun Jogja. Ada komunitas Paijo, forum ict Jogja, forum Jogja kreatif dan lainnya," imbuhnya.

Roni menambahkan keberadaan komunitas itu sekaligus diajak bekerjasama dalam menangkal berita palsu. Berupaya memberikan pemahaman masyarakat, bahwa selain di dunia maya mereka harus di dunia nyata ada penjara. "Kami mengajak netizen untuk membuat berita positif dalam mengimbangi berita negatif," ujarnya.