Advertisement
Tanam 3.000 Pohon, Yayasan Lima Rastra Hijaukan Patuk-Paliyan
Yayasan Lima Rastra tanam 3.000 pohon di Patuk dan Paliyan Gunungkidul, libatkan warga dan mahasiswa untuk pelestarian lingkungan. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pelestarian lingkungan terus dlakukan di wilayah Gunungkidul. Yayasan Lima Lima Rastra menggelar aksi penanaman 3.000 pohon secara serentak di Kecamatan Patuk dan Kecamatan Paliyan, dengan Dusun Padangan, Kalurahan Nglegi, sebagai lokasi penanaman simbolis.
Gerakan lingkungan ini mengusung tema Menanam Harapan, Merawat Kelestarian Alam dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat Dusun Padangan, Kalurahan Nglegi, serta mahasiswa. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara yayasan, warga, dan generasi muda dalam menjaga keseimbangan alam secara berkelanjutan.
Advertisement
Dalam kegiatan ini, total 3.000 pohon ditanam dengan ragam jenis tanaman produktif dan peneduh, yakni petai sebanyak 500 pohon, jambu air 100 pohon, sengon 1.000 pohon, sirsak 500 pohon, pucuk merah 400 pohon, serta tabebuya 500 pohon.
"Penanaman dilakukan secara serempak di sejumlah titik strategis sebagai langkah jangka panjang untuk meningkatkan tutupan hijau, memperbaiki kualitas lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem, sekaligus membuka peluang manfaat ekologis dan ekonomis bagi masyarakat setempat," kata Founder Yayasan Lima Lima Rastra, Ratih Safitri Sulistyowati, Sabtu (17/1/2026).
BACA JUGA
Ia menegaskan gerakan menanam pohon tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi aksi nyata yang berkelanjutan.
Menurutnya menanam pohon berarti menanam harapan akan lingkungan yang lestari dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. "Ini adalah komitmen kami untuk terus hadir dan bekerja bersama masyarakat,” ujar Ratih.
Dukuh Padangan sekaligus pengelola lahan Pendopo Gunung Tugu, Suharjono menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan langsung yayasan dalam menjaga lingkungan di wilayahnya.
“Baru kali ini di wilayah kami ada yayasan yang benar-benar turun langsung dan serius merawat lingkungan. Ini bukan hanya menanam pohon, tetapi menanam kepedulian,” ungkapnya.
Apresiasi juga diberikan kepada Nuryadi Ketua DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Mega Nusantara Wati, Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul, atas perhatian, dukungan, dan komitmen mereka terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
"Dukungan lintas pihak ini diharapkan memperkuat kesadaran kolektif serta keberlanjutan gerakan lingkungan berbasis masyarakat di Gunungkidul," kata Nuryadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
SAR Gabungan Fokus Evakuasi Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Longsor Tebing Batu Kapur di Tepus Rusak Tiga Rumah Warga
- Seorang Mahasiswa Tewas Ditusuk di Kasihan Bantul
- Program Sapa Bantul Sasar Bantuan Pangan untuk 1.000 Keluarga Miskin
- Batu Raksasa Dipecah untuk Buka Akses Warga Gedangsari Gunungkidul
- Kesaksian Warga Soal Mahasiswa Tewas Ditusuk Rekan Sendiri di Bantul
Advertisement
Advertisement



