Data Lulusan SMK/SMA, Bupati Kulonprogo Janji Atasi Pengangguran

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Semarang menggelar agenda rutin tahunan job fair alias bursa kerja, Rabu-Kamis (19-20/4/2017). Kendati belakangan hari ini acara serupa terbilang kerap digelar berbagai event organizer, Job Fair 2017 itu ditargetkan bisa diikuti 7.000 pencari kerja. (JIBI/Solopos/Antara - R. Rekotomo)
27 Mei 2017 07:53 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Pendataan ini termasuk di dalamnya usia, pendidikan dan keterampilan

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo akan menyelesaikan pendataan pengangguran untuk mengatasi persoalan usia-usia produktif yang belum mendapatkan kerja.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menuturkan pendataan ini termasuk di dalamnya usia, nomor kontak yang bisa dihubungi, jenis kelamin, pendidikan dan keterampilan yang sudah dimiliki. Pengangguran yang datanya masuk selanjutnya akan berstatus calon pencari kerja.

“Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan mendata lulusan baru SMK dan SMA 2017. Berapa yang melanjutkan sekolah, berapa yang terserap sebagai tenaga kerja dan berapa yang menjadi pengangguran,” ungkapnya, Jumat (26/5/2017).

Langkah itu juga didukung dengan membangun korespondensi kepada minimal 200 perusahaan, di seluruh Indonesia maupun asing. Selain itu, menyiapkan sumber daya manusia yang terampil di bidangnya. Misalnya, mengembangkan pelatihan Bahasa Inggris dan memaksimalkan sarana penunjang yang ada.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulonprogo Eko Wisnu Wardana mengatakan dinas mendata jumlah pengangguran hingga ke kecamatan. Secara intensif memberikan pelatihan kepada calon tenaga siap kerja.