BANDARA ADISUTJIPTO : Antisipasi Penyelundupan, Angkasa Pura Gandeng 3 Instansi

PT Angkasa Pura 1 (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto Jogja menandatangani Letter of Operational Coordination Agreement (LOCA) dengan tiga instansi berbeda pada Senin (29/5/2017). (Sekar Langit Nariswari/JIBI - Harian Jogja)
30 Mei 2017 02:22 WIB Sekar Langit Nariswari Sleman Share :

Bandara Adisutjipto berusaha menciptakan situasi kondusif dengan menggandeng sejumlah instansi.

Harianjogja.com, SLEMAN -- PT Angkasa Pura 1 (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto Jogja menandatangani Letter of Operational Coordination Agreement (LOCA) dengan tiga instansi berbeda pada Senin (29/5/2017). Kerja sama dilakukan terkait pengamanan dan antisipasi penyelundupan narkotika, hasil perikanan, tumbuhan dan hewan melalui bandara.

Kerja sama diteken dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY, Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Jogja, dan Balai Karantina Pertanian Kelas II Jogja dengan diwakili oleh kepala institusi masing-masing.

Agus Pandu Purnama, GM Bandara Internasional Adisutjipto Jogja mengatakan selama ini kerja sama sebenarnya sudah terjalin.

“Secara administratif butuh SOP [Standard Operational Procedur] agar tidak ada miskomunikasi,” terangnya kepada wartawan Senin (29/5/2017).

Ia menguraikan jika belakangan ini marak pihak tertentu yang berusaha memanfaatkan akses bandara untuk menyelundukan barang ilegal tersebut ke luar negeri. Karena itu, kesepakatan ini dianggap mendesak agar penanganan di lapangan lebih efektif. Agus menyebutkan baik narkotika, hasil perikanan, hewan, dan tumbuhan memiliki jumlah kejadian yang hampir serupa. Hanya saja, belakangan memang marak penyelundupan ikan jenis tertentu dan baby lobster.