Advertisement
LEBARAN 2017 : Los "Fashion" di Pasar Beringharjo Masih Sepi
Advertisement
Memasuki pekan kedua Ramadan, penjualan produk fashion di Pasar Beringharjo belum tampak ramai
Harianjogja.com, JOGJA-Memasuki pekan kedua Ramadan, penjualan produk fashion di Pasar Beringharjo belum tampak ramai. Padahal, pedagang baju muslim hingga kebutuhan puasa lainnya telah melakukan penambahan stok lebih dari 50% jauh hari sebelum Ramadan.
Advertisement
Syafril Yasin, pemilik Grand Mode yang berada di lantai tiga Pasar Beringharjo tengah mengatakan sejak awal Ramadan pembelian cenderung sepi. "Tidak seperti Ramadan tahun sebelumnya. Biasanya di awal puasa sudah mulai ramai pembeli yang membeli baju hingga keperluan salat," ujar Syafril saat ditemui Harianjogja.com, Rabu (7/6/2017).
Syafril mengatakan pada tahun-tahun sebelumnya di momen puasa, masyarakat biasanya ramai membeli busana muslim atau alat salat hingga jilbab. Namun, pada puasa kali ini, kondisi pasar tidak terlalu ramai. Padahal, sejak sebelum puasa, Syafril mengaku telah meningkatkan stok barang di tokonya.
"Sudah naikkan stok sampai 50 persen, tapi ternyata pembelian masih lesu. Mungkin masyarakat masih menunggu THR [tunjangan hari raya]," jelas Syafril.
Endah, pemilik toko baju muslim lainnya di pasar ini juga tak menampik kondisi pasar yang masih sepi pembeli. Sejak awal puasa, daya beli masyarakat masih belum sepenuhnya meningkat.
Lebih lanjut Endah mengatakan, salah satu penyebab masih sepinya los busana dan fashion adalah anak sekolah yang belum libur. "Ini kan, anak-anak masih sekolah. Biasanya akan ramai nanti kalau anak-anak sudah mulai libur," papar Endah.
Endah menambahkan meski sudah memasuki pekan kedua Ramadan, namun umumnya transaksi penjualan akan ramai mendekati Lebaran. Di mana banyak masyarakat yang berburu pakaian baru dan peralatan ibadah untuk dikenakan di hari raya.
"Biasanya akan ramai [pembeli] pada H-7 Lebaran. Kalau saat ini masih sepi," imbuh Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




