Advertisement
PPBD 2017 : Pendaftaran Online SMP di Bantul Minim, Lalu?
Advertisement
PPDB 2017, masih ada sekolah yang kekurangan murid
Harianjogja.com, BANTUL- Setidaknya tiga SMP negeri di Bantul kekurangan siswa hingga 200 orang lebih. Sementara sejumlah SMP swasta diketahui tak satu pun menerima pendaftar melalui jalur online.
Advertisement
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul melansir sejumlah SMP negeri yang kekurangan siswa pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur reguler melalui sistem online. Pada Kamis (13/7/2017), pendafataran jalur reguler telah ditutup dan hasilnya diumumkan ke publik.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=833417">PPBD 2017 : SMP Negeri Kekurangan Ratusan Siswa
Kepala Disdikpora Bantul Didik Warsito mengatakan, ratusan SMP negeri yang kekurangan siswa dapat menjadi alternatif pilihan bag orang tua yang anaknya tidak tertampung di sekolah negeri yang diinginkan.
“Itu bisa jadi pilihan, karena sebagian pendaftar tidak tertampung di sekolah negeri,” kata Didik Warsito, Kamis (13/7/2017). Hanya saja, persoalan jarak kadang kala menjadi pertimbangan orang tua untuk tidak masuk sekolah negeri yang kekurangan pendaftar tersebut.
Di sisi lain, kekurangan pendaftar juga dialami sekolah swasta dan kondisinya lebih memprihatinkan. Sebanyak 20 SMP swasta di luar Madrasah Tsanawiyah (MTs), masih kekurangan pendaftar melalui jalur online.
Bahkan ada empat sekolah swasta yang tidak ada pendaftar satu pun melalui sistem online. Kalaupun ada pendaftar jumlahnya dapat dihitung dengan jari. Menurut Disdikpora, kendati pendaftar melalui sistem online minim, namun tidak menutup kemungkinan sekolah-sekolah tersebut tetap ramai pendaftar. Namun pendaftaran dilakukan secara manual dengan datang langsung ke sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Petani Diminta Siap Hadapi Kekeringan, Kementan Siapkan 80 Ribu Pompa
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




