Advertisement
Bandara Perintis Gading Tidak Perlu, Lalu?
Advertisement
Bandara Gading akhirnya tidak terealisasi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Rencana pembangunan Lapangan Udara Gading menjadi bandara perintis tidak bakal terealisasi. Bandara perintis dinilai tidak diperlukan seiring telah dibangunnya Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) dan jalur alternatif yang menghubungkan Gunungkidul dengan Kabupaten Sleman.
Advertisement
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/02/09/bandara-gading-perlu-kajian-mendalam-bupati-segera-bertemu-danlanud-adisutjipto-791511">BANDARA GADING : Perlu Kajian Mendalam, Bupati Segera Bertemu Danlanud Adisutjipto
Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Drajad Ruwandono mengaku, jika pembangunan bandara perintis di Desa Gading, Kecamatan Plyen tidak perlu dilakukan. Sebab, hak itu dinilai kurang efektif. Pihaknya kini lebih fokus pada pembangunan jalur transportasi darat yang saat ini sudah dalam proses penyelesaian.
“Saya kira tidak perlu Bandara Perintis,” kata dia, Selasa (25/7/2017).
Menurutnya jika nanti jalur alternatif Gunungkidul-Sleman dan JJLS telah rampung akan lebih efektif sebagai jalur penghubung antar daerah. Terlebih JJLS nanti dapat menghubungkan langsung dengan bandara yang saat ini baru dibangun di Kabupaten Kulonprogo.
Transportasi udara nanti akan terpusat di Kulonprogo, sementara daerah lain akan membangun akses darat yang mempercepat menuju bandara. Dengan adanya JJLS perkiraan perjalanan dari Gunungkidul hingga ke bandara hanya membutuhkan waktu kurang lebih satu jam.
"Nantinya ketika JJLS difungsikan akan ada perubahan besar di Gunungkidul, dan wisatawan akan melonjak tahun 2019 mendatang," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mentan: Pangan Nasional Aman Meski El Nino Ekstrem Mengancam
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




