Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Seorang pengendara motor sedang melintas di depan sebuah rumah yang telah dibongkar di Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang. rencananya di titik yang ada pembongkaran akan dijadikan JJLS, beberapa waktu lalu. (Harian Jogja/David Kurniawan)
Isunya, jalan akan diperlebar dari 40 meter menjadi 50 meter
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Warga di sepanjang Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Gunungkidul resah dengan adanya rumor pelebaran jalan yang direncanakan oleh Pemerintah DIY. Kabar yang berkembang, jalan akan diperlebar dari 40 meter menjadi 50 meter.
Kepala Dusun Sawah, Girisekar, Panggang Anjar Gunantoro mengatakan, isu terkait dengan pelebaran JJLS sudah santer terdengar di masyarakat sejak satu bulan terakhir. Bahkan dari kabar yang beredar, perlebaran ini sudah dituangkan dalam SK Gubernur DIY yang ditandatangani oleh Sultan HB X. “Ini yang membuat warga khawatir karena perlebaran dilakukan secara menyeluruh di wilayah Gunungkidul,” kata Anjar saat dihubungi Harian Jogja, Sabtu (11/11/2017).
Dia mengungkapkan, perlebaran jalan dari awal perancanaan 40 meter menjadi 50 meter akan sangat merugikan masyarakat. Anjar tidak menampik untuk pembebasan pertama (selebar 40 meter) warga tidak mempersoalkan dan mau menerima. Hal ini dibuktikan sudah banyak masyarakat yang mendapatkan ganti rugi pembebasan.
Namun, rumor tambahan lebar sepuluh meter akan memberatkan. Terlebih lagi, dari proses ganti rugi yang dilakukan sudah digunakan untuk pembangunan, sehingga dengan rumor adanya perlebaran ulang membuat warga jadi khawatir dan takut rumah yang baru selesai dibangun pasca pembebasan akan tergusur lagi untuk perlebaran.
“Jelas kalau diperlebar lagi akan mengenai rumah warga. Inipun menjadi persoalan yang bisa merugikan dan membuat warga bingung,” ujar Ketua Paguyuban Kepala Dusun Gunungkidul Janaloka ini.
Terkait dengan rumor perlebaran JJLS, Anjar mengaku sudah mempertanyakan ke Pemkab Gunungkidul. Namun hingga sekarang belum ada jawaban pasti terkait dengan rumor tersebut. “Banyak yang sudah bertanya kepada saya, tapi saya jawab kalau memang ada perlebaran lagi pasti akan ada sosialisasi sehingga warga tidak perlu khawatir,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.