Tekan Pengangguran, Padat Karya Digelar di 65 Titik di Gunungkidul
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
Seorang pengendara motor sedang melintas di depan sebuah rumah yang telah dibongkar di Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang. rencananya di titik yang ada pembongkaran akan dijadikan JJLS, beberapa waktu lalu. (Harian Jogja/David Kurniawan)
Isunya, jalan akan diperlebar dari 40 meter menjadi 50 meter
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Warga di sepanjang Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Gunungkidul resah dengan adanya rumor pelebaran jalan yang direncanakan oleh Pemerintah DIY. Kabar yang berkembang, jalan akan diperlebar dari 40 meter menjadi 50 meter.
Kepala Dusun Sawah, Girisekar, Panggang Anjar Gunantoro mengatakan, isu terkait dengan pelebaran JJLS sudah santer terdengar di masyarakat sejak satu bulan terakhir. Bahkan dari kabar yang beredar, perlebaran ini sudah dituangkan dalam SK Gubernur DIY yang ditandatangani oleh Sultan HB X. “Ini yang membuat warga khawatir karena perlebaran dilakukan secara menyeluruh di wilayah Gunungkidul,” kata Anjar saat dihubungi Harian Jogja, Sabtu (11/11/2017).
Dia mengungkapkan, perlebaran jalan dari awal perancanaan 40 meter menjadi 50 meter akan sangat merugikan masyarakat. Anjar tidak menampik untuk pembebasan pertama (selebar 40 meter) warga tidak mempersoalkan dan mau menerima. Hal ini dibuktikan sudah banyak masyarakat yang mendapatkan ganti rugi pembebasan.
Namun, rumor tambahan lebar sepuluh meter akan memberatkan. Terlebih lagi, dari proses ganti rugi yang dilakukan sudah digunakan untuk pembangunan, sehingga dengan rumor adanya perlebaran ulang membuat warga jadi khawatir dan takut rumah yang baru selesai dibangun pasca pembebasan akan tergusur lagi untuk perlebaran.
“Jelas kalau diperlebar lagi akan mengenai rumah warga. Inipun menjadi persoalan yang bisa merugikan dan membuat warga bingung,” ujar Ketua Paguyuban Kepala Dusun Gunungkidul Janaloka ini.
Terkait dengan rumor perlebaran JJLS, Anjar mengaku sudah mempertanyakan ke Pemkab Gunungkidul. Namun hingga sekarang belum ada jawaban pasti terkait dengan rumor tersebut. “Banyak yang sudah bertanya kepada saya, tapi saya jawab kalau memang ada perlebaran lagi pasti akan ada sosialisasi sehingga warga tidak perlu khawatir,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
Penguatan mental dan spiritual menjadi fokus pembangunan Sleman yang ditegaskan Harda Kiswaya saat pengajian Hari Bermuhammadiyah di Pakem.
Thailand kalahkan Malaysia 2-0 di Stadion Rajamangala. Gol penalti Yotsakorn dan Poeiphimai bawa Gajah Perang ke puncak klasemen Grup B.
Suami Ribkah Handayani rutin menjalani kontrol jantung setiap bulan dengan memanfaatkan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Aston Villa mengalahkan Indonesia All Stars 3-1 di Stadion GBK. Emiliano Buendia, Ross Barkley, dan Brian Madjo mencetak gol, sementara Arkhan Kaka membalas unt
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.