114.528 Warga Gunungkidul Berpotensi Terdampak Kekeringan
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Seorang pengendara motor sedang melintas di depan sebuah rumah yang telah dibongkar di Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang. rencananya di titik yang ada pembongkaran akan dijadikan JJLS, beberapa waktu lalu. (Harian Jogja/David Kurniawan)
Warga diminta tidak panik karena tidak ada pelebaran JJLS
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY membantah adanya rumor terkait dengan tambahan lebar ruas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) sebesar sepuluh meter.
Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, DPUPESDM DIY Bambang Sugaib mengungkapkan, masyarakat tidak perlu khawatir karena pembebasan dengan lebar 40 meter sudah memenuhi standar dan sesuai dengan perencanaan dari Pemerintah Pusat. “Tambahan perlebaran itu tidak ada. Jadi warga tidak perlu khawatir karena rencana pembangunan tidak ada perubahan,” kata Bambang, Sabtu (11/11/2017).
http://m.harianjogja.com/?p=868352">Baca juga : Rumor Pelebaran JJLS Bikin Warga Gunungkidul Gundah Gulana
Dia menjelaskan, pembangunan JJLS dilaksanakan dengan lebar ruas jalan sepanjang 30-40 meter. Perbedaan pembangunan terjadi karena disesuaikan dengan kontur titik jalan yang akan dilalui. “Kalau kondisinya perbukitan maka lebar jalan mencapai 40 meter. Sedang untuk yang datar akan kurang maka ruasnya akan lebih sempit,” ucap Bambang.
Sebelumnya, warga di sepanjang Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Gunungkidul resah dengan adanya rumor pelebaran jalan yang direncanakan oleh Pemerintah DIY. Kabar yang berkembang, jalan akan diperlebar dari 40 meter menjadi 50 meter.
Kepala Dusun Sawah, Girisekar, Panggang Anjar Gunantoro mengatakan, isu terkait dengan pelebaran JJLS sudah santer terdengar di masyarakat sejak satu bulan terakhir. Bahkan dari kabar yang beredar, perlebaran ini sudah dituangkan dalam SK Gubernur DIY yang ditandatangani oleh Sultan HB X. “Ini yang membuat warga khawatir karena perlebaran dilakukan secara menyeluruh di wilayah Gunungkidul,” kata Anjar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
114.528 warga Gunungkidul berpotensi terdampak kekeringan. BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih seiring kemarau yang diprediksi lebih panjang.
Selamat pagi dari Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu 22 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 mencapai 87%. Ramp on dan ramp off ditargetkan selesai Agustus 2026.
Presiden Prabowo Subianto melantik 1.177 perwira remaja TNI dan Polri dalam Upacara Prasetya Perwira 2026 di Istana Merdeka.
Venezuela mengonfirmasi tiga kematian akibat hantavirus di Anzoategui. Pemerintah menyatakan belum ada bukti penularan virus antarmanusia.