Advertisement

Polisi Kejar Pelaku Curas Sedayu

Rheisnayu Cyntara
Minggu, 19 November 2017 - 23:20 WIB
Kusnul Isti Qomah
Polisi Kejar Pelaku Curas Sedayu

Advertisement

Polisi mendalami kemungkinan pelaku lebih dari satu orang

Harianjogja.com, BANTUL-Hingga Minggu (19/11/2017) pihak kepolisian masih mengejar pelaku kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyebabkan meninggalnya Utami Dwi, 26, warga Dusun Plawonan, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu. Polisi mendalami kemungkinan pelaku lebih dari satu orang.

Advertisement

Kapolsek Sedayu Kompol Sugiarta menyoroti jumlah pelaku. Pasalnya ada beberapa barang yang diketahui hilang seperti televisi, kalung, dan uang tunai senilai Rp4 juta. Pihaknya mengaku telah mengantongi petunjuk berapa jumlah pelaku, tetapi masih enggan membeberkannya. Ia juga menduga antara korban dan pelaku saling kenal. Kendati begitu, Sugiarta memastikan pelaku merupakan orang luar. "Bukan tetangga,” ucapnya.

Dugaan kepolisian ini cocok dengan sejumlah kesaksian tetangga korban, salah satunya Dwi Kurnia. Ia mengaku tidak melihat geliat orang mencurigakan di sekitar rumah korban. Bahkan, lanjut Dwi, seorang tetangga lain juga tidak melihat apapun saat menyapu halaman rumahnya sekitar pukul 08.00 WIB.

Diduga di antara korban dan pelaku saling kenal diperkuat dengan petunjuk lain dengan ditemukannya bekas plastik bungkus minuman dan nasi bungkus ditemukan di dalam rumah korban. Diduga kedua bungkus ini dibawa oleh pelaku. “Korban tak biasa keluar rumah beli makanan dan minuman,” tuturnya.

Sementara itu, kasus ini mendapat sorotan khusus dari Jogja Police Watch (JPW). Kepala Divisi Humas JPW, Baharuddin Kamba mengutuk keras aksi bejat yang dilakukan pelaku dengan membunuh korban difabel. Bahkan diduga korban juga diperkosa sebelum akhirnya dibunuh.

Menurutnya tindakan pelaku tersebut sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan. Ia juga mendesak pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku serta menghukum pelaku dengan hukuman maksimal. "Perbuatan pelaku tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon

Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon

News
| Sabtu, 04 April 2026, 19:42 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement