Advertisement
Ternyata, Toilet Bawah Tanah Titik Nol Km Tutup karena Diprotes Sultan
Advertisement
Toilet Titik Nol yang baru saja dibuka, hari ini Rabu (10/1/2018) kembali ditutup sementara
Harianjogja.com, JOGJA--Toilet Titik Nol yang baru saja dibuka, hari ini Rabu (10/1/2018) kembali ditutup sementara. Hal ini kemudian membuat wisatawan kecewa. Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menyatakan penutupan dilakukan untuk menanggapi keluhan dari Sri Sultan HB X.
Advertisement
Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=883707">Toilet Bawah Tanah Titik Nol Tutup, Wisatawan Kecele
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY M. Mansur mengungkapkan, penutupan dilaksanakan karena akan ada perbaikan guna membuat air jadi lebih kencang.
"Itu kan memang dalam rangka perawatan. Kemarin Pak Gubernur bilang airnya kurang banter, sekarang kami perbaiki supaya lebih kencang," ucapnya melalui sambungan telepon, Rabu (10/1/2018).
Sebelumnya, saat Pencanangan Pemanfaatan Pedestrian Malioboro (Pasar Beringharjo-Titik Nol) dan Toilet Underground Titik Nol, Selasa (9/1/2018), Sri Sultan HB X mengaku puas dengan pelaksanaan proyek, hanya saja ia masih mengeluh air pembilas toilet kurang bergerak dengan cepat.
"Pembangunan kawasan Malioboro yang dari Beringharjo sampai Titik Nol dan toilet cukup lah. Hanya mungkin airnya kurang keras. Bukan di wastafel, tapi di toiletnya. Kurang bisa penuh. Itu saja yang perlu dikomunikasikan? dengan PDAM," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Polda DIY Siapkan 21 Drone, Tangani Kemacetan Arus Mudik Lebaran
- Pro Kontra Dapur MBG di Banguntapan Bantul, Lurah: Mayoritas Setuju
- Hari Jadi DIY ke-271, Sultan Ajak Perkuat Cipta, Rasa, dan Karsa
- Jelang Idulfitri, Pemkab Sleman Cairkan THR ASN Rp56 Miliar
- Mudik Lebaran, Polisi Petakan Jalur Rawan Kecelakaan di Gunungkidul
Advertisement
Advertisement



