Klithih Berkeliaran Lagi, Karyawan Pabrik Disabet Pedang

02 Februari 2018 18:46 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :

Orang tak dikenal tiba-tiba menyabetkan pedang ke tubuh korban.

Harianjogja.com, SLEMAN--Seorang karyawan pabrik yang baru saja pulang bekerja disabet pedang oleh orang tidak dikenal. Akibatnya korban menderita luka di lengan kanan hingga mendapatkan 39 jahitan.

Kapolsek Mlati, Kompol Yugi Bayu menerangkan peristiwa yang menimpa Erwan Prasetya, 37, warga Dusun Kemiri, Desa Margorejo, Kecamatan Tempel terjadi pada pada Kamis (1/2/2018) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat korban menendarai motor hendak pulang bekerja di sebuah pabrik sarung tangan, tiba-tiba dipepet oleh sepeda motor lain di Jalan Pundong I, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati.

“Semula korban dari arah selatan melewati Jalan Pundong I, saat tiba di warung makan Nasi Jaya berpapasan dengan pengendara sepeda motor matic yang tiba-tiba mengambil jalur kanan dan menyabetkan senjata tajam yang diduga pedang ke arah korban,” jelasnya, Jumat (2/2/2018).

Sabetan tersebut kemudian mengenai tangan kanan korban. Awalnya korban yang mengenakan jaket tebal tak menyadari bahwa luka yang dialaminya cukup parah. Bahkan korban yang sehari-hari bekerja sebagai satpam itu baru menyadari beberapa saat setelah darah bercucuran.

“Korban awalnya tidak menyadari kalau lukanya parah. Dia baru sadar setelah mengendarai motor beberapa ratus meter. Menyadari itu dia langsung ke rumah sakit sendiri,” kata Kompol Yugi.

Setelah korban sampai di rumah sakit langsung mendapatkan perawatan medis. Karena mengalami luka sobek cukup dalam di bagian lengan kanan, korban dijahit hingga tiga lapis. Namun demikian, meski mendapatkan sebanyak 39 jahitan di lengannya, korban langsung diperbolehkan pulang.

Dengan adanya peristiwa tersebut, Kapolsek mengimbau agar masyarakat lebih waspada saat berada di jalan pada waktu tengah malam. Terlebih di mayarakat diminta hati-hati saat melintas di ruas jalan yang sepi seperti di Jalan Pundong I. “Saat ini kami telah melakukan penyidikan dan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya.