Advertisement
PENYERANGAN GEREJA : Kondisi Korban Sudah Cukup Baik
Advertisement
Semua pihak termasuk pers diharapkan bisa menjaga suasana
Harianjogja.com, JOGJA-Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko menyatakan para korban sudah dalam kondisi yang menggembirakan.
Advertisement
Menurutnya ada empat orang yang menjadi korban luka bacok, yakni Romo Prier, Budijono, Yohanes Triyanto dan satu lagi ia tak ingat siapa namanya. Kemungkinan nama terakhir adalah Martinus Parmadi Subiantara, warga asal Trihanggo, Gamping, yang mengalami luka di punggung.
Mgr. Robertus Rubiyatmoko menyebut, korban yang mengalami luka di punggung sudah diperbolehkan pulang, sedangkan sisanya masih dirawat. Romo Prier dan Yonahes Triyanto sudah selesai menjalani operasi.
"Romo sudah bisa bercanda. Untung sekali tidak sampai parah. Yang cukup parah adalah Pak Yohanes, yang mengalami luka di dahi sampai hidung. Itu perlu pemulihan lebih lama," kata dia di RS Panti Rapih, Minggu (11/2/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=893516">Baca juga : PENYERANGAN GEREJA : Romo Prier Alami Luka Bacok Sedalam 3 Sentimeter
Sementara, Budi mengalami luka di kepala dan leher bagian belakang. "Ia yang pertama kali kena saat momong anaknya. Untung tidak diapa-apakan anaknya. Ini sisi Kemanusiaan yang perlu ditonjolkan," tambahnya.
Peristiwa ini, lanjutnya, sangat mungkin menimbulkan ketakutan dan kecurigaan satu sama lain. Oleh sebab itu, semua pihak termasuk pers diharapkan bisa menjaga suasana, agar tidak semakin keruh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Viral Korban Penganiayaan Kapuk Dilaporkan, Ini Respons Kuasa Hukum
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Senin Malam Diguyur Hujan, Tiga Titik Longsor Landa Gunungkidul
- Satlantas Gunungkidul Petakan 3 Jalur Balap Liar di Kota Wonosari
- Perkelahian Malam di Imogiri Bantul, Dua Pemuda Luka Kena Sajam
- Kasus Pembakaran Fasilitas Polisi, Mahasiswa UNY Dituntut 1 Tahun
- Bulog Lanjutkan Serap Gabah 2026, Petani Sleman Tak Perlu Jual Murah
Advertisement
Advertisement



