Advertisement

PENYERANGAN GEREJA : Kondisi Korban Sudah Cukup Baik

I Ketut Sawitra Mustika
Senin, 12 Februari 2018 - 07:31 WIB
Kusnul Isti Qomah
PENYERANGAN GEREJA : Kondisi Korban Sudah Cukup Baik

Advertisement

Semua pihak termasuk pers diharapkan bisa menjaga suasana

Harianjogja.com, JOGJA-Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko menyatakan para korban sudah dalam kondisi yang menggembirakan.

Advertisement

Menurutnya ada empat orang yang menjadi korban luka bacok, yakni Romo Prier, Budijono, Yohanes Triyanto dan satu lagi ia tak ingat siapa namanya. Kemungkinan nama terakhir adalah Martinus Parmadi Subiantara, warga asal Trihanggo, Gamping, yang mengalami luka di punggung.

Mgr. Robertus Rubiyatmoko menyebut, korban yang mengalami luka di punggung sudah diperbolehkan pulang, sedangkan sisanya masih dirawat. Romo Prier dan Yonahes Triyanto sudah selesai menjalani operasi.

"Romo sudah bisa bercanda. Untung sekali tidak sampai parah. Yang cukup parah adalah Pak Yohanes, yang mengalami luka di dahi sampai hidung. Itu perlu pemulihan lebih lama," kata dia di RS Panti Rapih, Minggu (11/2/2018).

http://m.harianjogja.com/?p=893516">Baca juga : PENYERANGAN GEREJA : Romo Prier Alami Luka Bacok Sedalam 3 Sentimeter

Sementara, Budi mengalami luka di kepala dan leher bagian belakang. "Ia yang pertama kali kena saat momong anaknya. Untung tidak diapa-apakan anaknya. Ini sisi Kemanusiaan yang perlu ditonjolkan," tambahnya.

Peristiwa ini, lanjutnya, sangat mungkin menimbulkan ketakutan dan kecurigaan satu sama lain. Oleh sebab itu, semua pihak termasuk pers diharapkan bisa menjaga suasana, agar tidak semakin keruh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Blokade Laut Iran Bisa Dicabut Jika Kesepakatan Tercapai

Blokade Laut Iran Bisa Dicabut Jika Kesepakatan Tercapai

News
| Sabtu, 18 April 2026, 17:37 WIB

Advertisement

AS Perketat Visa, Aktivitas Digital Kini Ikut Disorot

AS Perketat Visa, Aktivitas Digital Kini Ikut Disorot

Wisata
| Jum'at, 17 April 2026, 18:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement