Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Sebanyak delapan siswa sekolah dasar (SD) Negeri II Jetisharjo dilarikan ke puskesmas terdekat setelah mengalami pusing-pusing
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak delapan siswa sekolah dasar (SD) Negeri II Jetisharjo dilarikan ke puskesmas terdekat setelah mengalami pusing-pusing, mual, dan sesak nafas, bahkan satu di antaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Bethesda untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa dugaan keracunan itu terjadi Rabu (14/2/2018) siang. Saat istirahat belajar, sekitar pukul 09.30 WIB. Para siswa kelas IV diampu oleh mahasiswa yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di sekolah tersebut. Mereka diajak bermain tebak-tebakan dengan hadiah berupa permen bagi siswa yang berhasil menjawabnya.
Permen sudah disiapkan oleh mahasiswa. Ada belasan orang yang mendapat permen berbentuk bintang, namun delapan orang di antaranya langsung mengeluh pusing, sakit dada, dan perut seusai mengkonsumsi permen tersebut.
Kepala SD Negeri II Jetisharjo, Temu Lestari membenarkan membenarkan kejadian tersebut. "Awalnya satu siswa dibawa ke Unit Kesehatan Sekolah, lama lama kok bertambah. Setelah diminumkan air kelapa muda, mereka langsung dibawa ke puskesmas," kata Lestari, saat ditemui di sekolah, Kamis (15/2/2018).
Satu dari delapan siswa yang dirujuk ke Bethesda, kata Lestari, karena permintaan orang tuanya. Sebab, siswa tersebut sebelumnya memiliki riwayat sesak nafas. Pihaknya sudah mendapat penjelasan dari rumah sakit bahwa seorang siswa tersebut dinyatakan sehat.
Tania Desita Pancaputri, 10, mengungkapkan rasa pusing, mual, mual, sakit dada setelah makan permen bintang yang berwarna-warni tersebut. Ia mendapat permen dari mahasiswi karena berhasil menjawab pertanyaan tentang rambu-rambu lalu lintas. "Enggak mau lagi makan permen itu," ucap Tania.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.