Alumni Santri Krapyak Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Ngobrol Bisnis
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Sebanyak delapan siswa sekolah dasar (SD) Negeri II Jetisharjo dilarikan ke puskesmas terdekat setelah mengalami pusing-pusing
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak delapan siswa sekolah dasar (SD) Negeri II Jetisharjo dilarikan ke puskesmas terdekat setelah mengalami pusing-pusing, mual, dan sesak nafas, bahkan satu di antaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Bethesda untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa dugaan keracunan itu terjadi Rabu (14/2/2018) siang. Saat istirahat belajar, sekitar pukul 09.30 WIB. Para siswa kelas IV diampu oleh mahasiswa yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di sekolah tersebut. Mereka diajak bermain tebak-tebakan dengan hadiah berupa permen bagi siswa yang berhasil menjawabnya.
Permen sudah disiapkan oleh mahasiswa. Ada belasan orang yang mendapat permen berbentuk bintang, namun delapan orang di antaranya langsung mengeluh pusing, sakit dada, dan perut seusai mengkonsumsi permen tersebut.
Kepala SD Negeri II Jetisharjo, Temu Lestari membenarkan membenarkan kejadian tersebut. "Awalnya satu siswa dibawa ke Unit Kesehatan Sekolah, lama lama kok bertambah. Setelah diminumkan air kelapa muda, mereka langsung dibawa ke puskesmas," kata Lestari, saat ditemui di sekolah, Kamis (15/2/2018).
Satu dari delapan siswa yang dirujuk ke Bethesda, kata Lestari, karena permintaan orang tuanya. Sebab, siswa tersebut sebelumnya memiliki riwayat sesak nafas. Pihaknya sudah mendapat penjelasan dari rumah sakit bahwa seorang siswa tersebut dinyatakan sehat.
Tania Desita Pancaputri, 10, mengungkapkan rasa pusing, mual, mual, sakit dada setelah makan permen bintang yang berwarna-warni tersebut. Ia mendapat permen dari mahasiswi karena berhasil menjawab pertanyaan tentang rambu-rambu lalu lintas. "Enggak mau lagi makan permen itu," ucap Tania.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Jogja Financial Festival 2026 resmi dibuka di JEC, dihadiri ribuan peserta dan dorong literasi keuangan inklusif berbasis generasi muda.
PNM Mengajar dorong ribuan siswa SMK di Klaten menjadi wirausaha muda lewat edukasi kewirausahaan dan literasi digital.
Polres Bantul dorong peran masyarakat dan Siskamling untuk menjaga keamanan lingkungan, termasuk cegah miras dan kenakalan remaja.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.