Puluhan Guru Diseleksi untuk Susun Soal UAS

17 Februari 2018 08:55 WIB Sunartono Jogja Share :

Puluhan guru disiapkan menulis soal.

Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pendidikan Kota Jogja menyeleksi sekitar 40 guru untuk menyusun soal ujian akhir sekolah (UAS) bagi siswa kelas VIII SLTP. Disdikpora DIY juga menyiapkan puluhan guru dari seleksi kabupaten/kota untuk menyusun soal ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) Sekolah Dasar (SD).

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Jogja Hasyim menjelaskan selain ujian nasional berbasis komputer (UNBK), pihaknya juga mempersiapkan UAS untuk kelas VIII SMP tahun ajaran 2017/2018 untuk kenaikan ke kelas IX. Pembuatan soal untuk UAS tersebut merupakan kombinasi antara sekolah dengan Dinas Pendidikan Kota Jogja. Sehingga, untuk soal yang dibuat Dinas Pendidikan, pihaknya melakukan seleksi para guru sesuai dengan bidang keahlian mata pelajaran yang diampu. "Untuk soal ujian siswa kelas VIII juga sudah mulai kami persiapkan," ungkapnya, Kamis (15/2/2018).

Ia menambahkan, adapun guru yang dipersiapkan berasal dari empat mata pelajaran, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA. Setiap mata pelajar tersebut, pihaknya merekrut sekitar 10 guru, sehingga total yang akan dipilih sebanyak 40 guru. Pelatihan telah digelar 1 hingga 3 Februari untuk Mata Pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris pada 6 hingga 8 Februari 2018 lalu, untuk mata pelajaran IPA dan Bahasa Indonesia yang diikuti perwakilan guru keempat mapel tersebut dari 66 SMP baik negeri maupun swasta di Kota Jogja.

"Guru-guru itu sudah kami kumpulkan kemudian dihadirkan narasumber yang berkompeten. Kemudian diarahkan bagaimana membuat soal yang baik, memahami kisi-kisi, memetakan kompetensi dasar kemudian nanti dituangkan ke dalam soal," imbuh dia.

Para guru tersebut, lanjut Hasyim, tidak semata-mata diseleksi untuk membuat soal Dinas Pendidikan namun diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah dalam membuat soal untuk siswa. Namun bagi 10 terbaik setiap mapel akan direkrut Dinas Pendidikan untuk menjadi tim pembuat soal. "Rekomendasi pemilihannya melalui pengawas kemudian disampaikan ke dinas," ujarnya.

Terpisah Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji menyatakan, terkait penyusunan soal ujian, untuk wilayah DIY sebenarnya tidak ada persoalan. Mengingat banyak guru dari DIY yang memiliki kemampuan sekaliber nasional dan menjadi tim di Kemendiknas. Proses pelatihan pembuatan soal setiap tahun terus dilakukan mulai dari kabupaten/kota hingga level DIY. Saat ini pihaknya juga tengah berproses pembuatan soal UASBN SD yang akan melibat para guru dari hasil seleksi kabupaten maupun kota.

"Kami sudah mengundang para penulis, pada saatnya akan segera kami beri pelatihan. Setelah pelatihan diakhiri dengam penulisan soal. Rata-rata setiap mata pelajaran ada lima guru [untuk penyusunan soal UASBN SD], mungkin nanti yang paling banyak untuk [penyusun soal] yang SLB," kata dia.