30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Tiga orang terkena operasi tangkap tangan pembuang sampah
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja mulai menggalakkan operasi tangkap tangan (OTT) pembuang sampa sembarangan.
Dalam OTT yang digelar, Rabu (21/2/2018) pagi, DLH dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menangkap tiga orang yang kedapatan membuang sampah tidak pada tempatnya di belakang Pasar Kotagede. "Karena baru pertama kami gelar OTT, tiga orang yang tertangkap hanya dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi lagi buang sampah sembarangan," kata Kepala DLH Kota Jogja Suyana, Rabu (21/2/2018).
Suyana mengatakan, pihaknya bersama Satpol PP menyanggong di belakang Pasar Kotagede, sekitar pukul 08.00 WIB. Lokasi tersebut kerap menjadi tempat pembuangan sampah liar. Padahal tempat itu sudah diberi tanda larangan membuang sampah, namun setiap harinya selalu ada sampah menumpuk enam sampai delapan kubik. Sebagian besar adalah sampah rumah tangga.
Dari tiga orang yang tertangkap basah, kata Suyana, diketahui bukan warga dari Kotagede. Pihaknya langsung membawa ketiga orang yang menenteng plastik berisi sampah itu menuju tempat pembuangan sampah (TPA) sementara yang jaraknya sekitar 300 meter dari Pasar Kotagede.
Ia mengatakan TPA sementara resmi di Kotagede ada dua, yakni di Jalan Kemasan dan di utara Lapangan Karang. Suyana meminta masyarakat Kotagede dan sekitarnya untuk memanfaatkan dua TPA sementara tersebut. Total ada 144 TPA sementara yang tersebar di semua kecamatan.
Suyana mengakui tempat pembuangan sampah liar tidak hanya di Kotagede, tetapi ada di beberapa lokasi lainnya, bahkan di gang-gang sempit. Berdasarkan temuan petugas pengangkut sampah, setiap pagi menemukan tumpukan sampah di gang. Menurut dia, kemungkinan masyarakat beranggapan sampah rumah tangga yang dibuang di gang tidak masalah, karena setiap pagi selalu diangkut.
"Padahal tidak. Maka selama beberapa hari ke depan kami akan memantau terus di lapangan dan akan menindak jika ditemukan ada yang membuang sampah sembarangan," ujar Suyana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
AS mengerahkan sekitar 9.000 personel tambahan ke Timur Tengah dan berpotensi menempatkan tiga kapal induk di kawasan tersebut.
Sleman memborong dua juara pertama Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 lewat KWT Teratai Mekar dan Kelompok Tani Manunggal Makmur.
Pemkab Temanggung memastikan Sekolah Rakyat di Karanggedong tetap dibangun. Total lahan yang disiapkan mencapai 7,8 hektare.
Menpora Cup 2026 menjadi ajang mengukur hasil pembinaan atlet boling sekaligus mencari peboling potensial untuk persaingan nasional dan internasional.
Skrining psikososial pekerja perlu memakai instrumen tervalidasi dan disesuaikan dengan tujuan pemeriksaan serta karakteristik pekerja.